Rekomendasi Forex GBP/USD 22 Mei 2020: Tertekan Spekulasi Tingkat Bunga Rendah

978

(Vibiznews-Forex) GBP/USD naik ke atas 1.22 setelah PMI Inggris mengatasi yang diperkirakan. Andrew Bailey, Gubernur BoE mengatakan bahwa dia telah mengubah pandangannya atas topik tingkat bunga yang negatif selama berlangsungnya pandemik. Berubahnya pemikiran dari Gubernur BoE ini membebani Sterling, sehingga tidak bisa mengambil keuntungan dari turunnya dolar AS pada hari Rabu.

Perkembangan yang buruk lainnya adalah meningkatnya halangan di dalam pembicaraan Brexit. Michel Barnier, kepala negosiasi Uni Eropa mengatakan bahwa komentar-komentar Inggris belakangan ini melemahkan kepercayaan. Sementara waktu berjalan terus menuju jatuh tempo tenggat waktu yang ditetapkan. Hal ini menambah tekanan terhadap pounsterling.

Markit pendahuluan PMI untuk bulan Mei lompat dari angka yang hancur-hancuran pada bulan April dan bahkan melampaui dari yang diperkirakan. PMI manufaktur lompat dari 32.6 ke 40.6 dan PMI Jasa naik dua kali lipat lebih, dari 13.4 menjadi 27.8.

Dolar AS yang “safe-haven” berada dibawah pada hari Rabu ditengah sentimen pasar yang bagus yang berasal dari komitmen Federal Reserve dalam mendukung ekonomi. Risalah pertemuan Federal Reserve mengulangi sikap yang sama.

Klaim pengangguran AS muncul di 2.440.000, sedikit lebih tinggi daripada yang diperkirakan sebesar 2.400.000 namun masih lebih rendah daripada angka minggu sebelumnya di 2.980.000.

Sentimen pasar memburuk dengan meningkatnya ketegangan AS-Cina dengan Cina berkata akan membalas Amerika Serikat jika sanksi dikenakan atas Cina. Hal ini membawa saham turun dan dolar AS mengalami kenaikan.

“Support” terdekat menunggu di 1.2165 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2075 dan kemudian 1.2000. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2220 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2270 dan kemudian 1.2300.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here