Rekomendasi Forex EUR/USD 25 – 29 Mei 2020: Kegagalan Bertahan di atas 1.1000, Tanda Penurunan?

1861

(Vibiznews-Forex) Pasangan matauang EUR/USD sempat menyentuh ketinggian mingguan di 1.1008 pada minggu lalu, memicu antusiasme diantara para spekulator bahwa pasangan matauang ini akhirnya bangkit. Namun, ternyata hanya bertahan sebentar saja, EUR/USD dengan cepat kembali turun ke sekitar 1.0930.

Sentimen pasar merupakan motor penggerak pasar yang utama. Sentimen pasar berfluktuasi karena dua isu utama. Kemajuan mengenai pandemik coronavirus dan ketegangan yang baru antara AS dengan Cina.

Ekonomi utama dunia perlahan-perlahan mulai dibuka kembali, meskipun langkah-langkah pelonggaran tetap lambat dan diikuti dengan banyak masalah. Kebanyakan pemimpin sepakat akan kenyataan bahwa krisis masih jauh dari selesai. Mereka tidak akan ragu-ragu untuk memperketat lagi langkah-langkah apabila angka kasus baru meningkat lagi. Dunia perlu belajar bagaimana hidup berdampingan dengan virus sampai vaksin ditemukan atau 70% populasi telah memiliki antibody. Meskipun ada berita-berita mengenai kemajuan vaksin dan obat, jalan masih terlalu panjang. Sementara ekonomi terus menurun.

Beberapa hari yang lalu, baik bank sentral AS, the Fed maupun ECB, telah mempublikasikan risalah pertemuan mereka yang terbaru. Para pembuat kebijakan dari seluruh dunia telah menyatakan dengan jelas bahwa mereka siap untuk memompa masuk stimulus ekstra, untuk menjaga ekonomi tetap naik selama terjadinya pandemik.

Federal Reserve tetap mempertahankan tingkat bunganya tidak berubah dan QE tidak berubah juga, meskipun beberapa anggota FOMC mengusulkan untuk mengadakan pembelian assets, suatu program tradisional untuk melonggarkan kondisi keuangan, namun menolak untuk menurunkan tingkat bunga menjadi negatif.

ECB juga siap melakukan lebih banyak lagi, menurut risalah pertemuan mereka yang terakhir.  Data yang dirilis sehubungan dengan pertumbuhan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa aktifitas manufaktur dan jasa bangkit dari rekor terendah pada bulan Mei, tetapi juga menunjukkan bahwa penurunan kemungkinan akan menajam pada kuartal kedua sehubungan dengan virus corona.

Minggu ini, Jerman akan merilis versi final dari GDP kuartal pertama yang diperkirakan akan mengkonfirmasi penurunan – 2.3%. Event yang paling releven yang akan datang dari Uni Eropa adalah Consumer Confidence pada bulan Mei.

Kalender ekonomi AS yang akan keluar diantaranya beberapa angka perumahan yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan yang substansial pada bulan April. GDP untuk kuartal pertama pada hari Kamis diperkirakan akan turun 4.8% karena penurunan konsumsi yang tajam. Order “durable goods” untuk bulan April akan memberikan pandangan mengenai investasi di kuartal kedua. Klaim pengangguran mingguan diperkirakan masih akan tetap dalam jumlah jutaan. Pada hari Jumat yang merupakan hari perdagangan terakhir untuk bulan Mei akan ada Personal Consumption Expenditure  inti. yang diperkirakan akan turun dibawah 1%.

Sebagaimana yang telah dikatakan, pasangan matauang EUR/USD tidak kuat menembus “resistance” di 1.1000 dalam waktu yang lama, yang memberikan indikasi kedepannya akan turun dengan “support” terdekat di 1.0900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0820 dan kemudian 1.0760. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di 1.0920 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1010 dan kemudian 1.1140.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here