Rekomendasi Forex GBP/USD 26 Mei 2020: Tidak Ada Alasan Untuk Naik

968

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan dibawah 1.22, karena para investor terus berspekulasi mengenai BoE sedang menyiapkan tingkat bunga yang negatif. Sementara Dominic Cummings, penasehat dari PM Boris Johnson yang berkuasa mendapatkan tekanan untuk berhenti dari jabatannya karena melanggar lockdown sementara menunjukkan tanda-tanda kena Covid-19. Skandal ini menekan pemerintah. Selain itu ada lagi isu yang lebih besar yang membuat para trader poundsterling berpikir.

Spekulasi bahwa BoE akan menurunkan tingkat bunga dibawah nol tetap mendominasi.  Anggota BoE yang terbaru yang mengikuti jejak Gubernur Andrew Bailey dan yang lainnya dalam membuka pintu untuk tingkat bunga negative adalah David Ramsden.

Tugas utama dari PM Johnson adalah me-manage krisis coronavirus. Dia sebelumnya mengumumkan bahwa pelonggaran berikutnya akan dipertimbangkan pada bulan Juni, yang tinggal satu minggu lagi dari sekarang. Sementara statistik Covid-19 terus membaik, mereka tetap tinggi dan membutuhkan proses yang bertahap.

Dalam hal Brexit, Brusel ingin Inggris mengikuti regulasi mereka yang mereka buat sebagai imbalan untuk mendapatkan kemudahan akses di pasar bersama Eropa, sementara London menolaknya. Tidak ada bukti telah berubah.

Eskalasi ketegangan hubungan AS-Cina yang terakhir dipicu oleh karena Cina mempublikasikan rancangan undang-undang untuk mengenakan peraturan keamanan di Hong Kong yang membatasi kebebasan penduduk Hong Kong secara signifikan.

Amerika Serikat menyebut proposal Cina sebagai malapetaka dan mendesak Cina untuk membatalkannya. Hal ini memicu akan munculnya protes dan demonstrasi di Hong Kong yang akan memperburuk hubungan AS dengan Cina.

Secara keseluruhan, tidak ada alasan bagi sterling untuk mengalami kenaikan pada saat ini, dengan “support” terdekat menunggu di 1.2165 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2080 dan kemudian 1.2000. Sementara “resistance” terdekat menunggu di 1.2190 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2250 dan kemudian 1.2300.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here