Rekomendasi Harga Minyak 26 Mei 2020: Bertahan di Ketinggian Karena Bertambahnya Pelonggaran

311

(Vibiznews-Commodity) Harga minyak WTI turun ke $33.45, turun 0.6%, sementara menuju ke sesi Eropa pada hari Senin kemarin. Emas hitam belakangan ini diuntungkan oleh berita-berita yang menunjukkan pelonggaran restriksi yang disebabkan oleh virus corona di Jepang dan Selandia Baru. Akibatnya, benchmark dari energy ini mengalami kenaikan dari kerendahan “intraday” di $32.86 ke ketinggian harian dekat $33.84.

Namun, pertikaian AS-Cina, baru-baru ini mengenai undang-undang Hong Kong, membuat dolar AS mengalami kenaikan terhadap mayoritas rival utamanya, yang pada gilirannya membebani harga komoditi.

Bukan hanya di Selandia Baru dan Jepang, pelonggaran dari restriksi karena virus corona di India dan Cina membuat permintaan minyak kembali ke sebelum terjadi pandemik, dimana hal ini mendukung harga energy.

Ditengah semua katalisator tersebut, sentimen positip terhadap resiko tetap tidak terlalu kuat. Pasar saham berjangka mengalami keuntungan 0.50% sementara saham-saham Asia bervariasi. Kedepannya reaksi Presiden AS Donald Trump terhadap pergerakan Cina atas otonomi  Hong Kong akan menjadi kunci yang perlu diikuti, dengan “support” terdekat menunggu di $31.66 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $29.64 dan kemudian $28.41. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di $34.90 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $36.13 dan kemudian $38.15.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here