Harga Gandum Turun, Akibat Menurunnya Pengiriman Ekspor Mingguan

355

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum pada penutupan hari Selasa setelah libur panjang turun, karena menurunnya laporan pengiriman ekspor mingguan.

Harga gandum turun 1 sen menjadi $5.0775 per bushel.

Laporan pengiriman ekspor mingguan untuk gandum sampai 21 Mei sebesar 457,777 MT turun dari minggu lalu 7% dan dari tahun lalu juga turun 15%. Pengiriman gandum dengan tujuan ke Cina sebesar 36%.

Laporan pertumbuhan gandum musim semi 2020/21 telah selesai ditanam sampai tanggal 24 Mei sebesar 81% diatas perkiraan 70%, tapi masih dibawah rata-rata lima tahun. Gandum yang sudah tumbuh 68%.

Cuaca di Eropa di bagian selatan curah hujan sedikit pada minggu terakhir, setelah pada beberapa minggu sebelumnya hujan normal.  Di Eropa turun hujan setelah kekeringan, untuk Rusia juga curah hujan kedil di utara dan pusat. Hujan tidak merata di Rusia namun ada beberapa daerah yang tidak turun hujan.

Di AS di daerah pertanian gandum di Midwest curah hujan kembali baik, setelah udara dingin dan membeku pada beberapa minggu lalu, Tanaman gandum terganggu pertumbuhannya karena di awal penanaman mengalami udara dingin kemudian kekeringan. Pertumbuhan dari tanaman gandum membaik setelah hujan turun di area perkebunan, namun di Utara Great Plain dan di Canadian Prairies masih kering. Pasar tidak berpengaruh dengan potensi produksi dari gandum musim semi ini.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $5.03 dan berikut ke $5.01 sedangkan resistant pertama di $5.18 dan berikut ke $5.28.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here