Tensi AS-China Memicu Profit Taking di Bursa Hong Kong

365
indeks hang seng
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Rally saham di bursa Hong Kong tidak berlanjut pada perdagangan  sesi hari Rabu (27/05/2020), dengan indeks Hang Seng alami profit taking setelah dibuka lebih tinggi awal sesi. Hang Seng retreat dari bullish 2 hari berturut dipicu oleh aksi unjuk rasa yang terjadi di Hong Kong serta meningkatnya ketegangan AS-China.

Sekitar 1.000 demonstran turun ke jalan-jalan utama di Hong Kong saat jam makan siang ketika anggota parlemen sedang membahas undang-undang lagu kebangsaan yang kontroversial.  Meningkatnya ketegangan AS-China setelah pemberitaan AS akan membekukan aset pejabat dan bisnis China sebagai balasan terhadap desakan Beijing terhadap undang-undang keamanan nasional baru untuk Hong Kong.

Indeks Hang Seng turun 83 poin atau 0,36% ke posisi 23.301,36. Demikian untuk indeks saham  Cina  Enterprise (HSCE)  dengan 60 saham unggulan anjlok  0,29%  atau 27,27 poin menjadi 9.567,43.  Demikian indeks Hang Seng berjangka masih bergerak negatif  dengan pelemahan 0,95% ke posisi 22.990.  

Melihat pergerakan secara sektoral,  semua sektor utama bergerak mixed yang dipimpin oleh  saham sektor energi  naik 1,3%  dan sektor keuangan berakhir  0,03% lebih tinggi. Sedangkan saham sektor TI turun 1,69% dan  sektor properti turun 0,72%.

Saham individu yang memimpin pelemahan dan menjadi top losers yaitu saham  CK Infrastructure Holdings Ltd, yang turun 3,26%. Sedangkan saham top gainers yaitu saham CSPC Pharmaceutical Group Ltd, yang naik 6,68%.

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here