Harga Kopi Arabika Turun ke Terendah 3 1/2 Bulan

321

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar hari Rabu, harga kopi Arabika turun ke 3.5 bulan terendah, terjadi likuidasi posisi pada kopi berjangka karena menurut Somar Meteorologia cuaca dingin tidak mempengaruhi tanaman kopi.

Harga kopi Arabika Juli di ICE New York turun $2.60 (2.47%) menjadi $102.50 dan harga kopi Robusta turun 0.74%.

Real Brazil menguat pada hari Rabu terhadap dolar, menguat 1.05% dan mencapai tertinggi 1 ¼ bulan terhadap dolar, recover dari kurs terendah pada pertengahan  Mei di 5.970 real/USD.  Menguatnya real membuat harga kopi Brazil lebih mahal bagi pembeli luar Brazil sehingga ekspor berkurang.

Perkiraan USDA – FAS produksi Columbia naik pada hari Kamis lalu membuat harga kopi turun. Produksi Colombia di 2020/21 akan naik 2.2% dari tahun lalu menjadi 14.1 juta kantong dan ekspor kopi Colombia juga akan naik 4.5% dari tahun lalu menjadi 13.5 juta kantong. Colombia negara produsen kopi Arabika terbesar ke dua di dunia.

Cuaca kering di Brazil membuat harga kopi turun karena akan membuat panen kopi lebih cepat. Somar Meteorologia melaporkan pada hari Senin curah hujan di Minas Gerais hanya 4.4 mm atau 26% dari normal.

Persediaan kopi menurut monitoring dari ICE pada hari Rabu turun ke 2 ½ tahun terendah menjadi 1.778 juta kantong.

Persediaan kopi di Vietnam negara produsen kopi Robusta terbesar di dunia, menurut Vietnam’s General Statistics Office ekspor kopi Vietnam dari Januari sampai April naik 4.5% dari tahun lalu menjadi 659,000 MT.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama pada $104 dan berikut ke $92, sedangkan resistant pertama di $107  dan berikut ke $109.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here