Analisis Fundamental Aussie dalam AUDUSD Periode 1 – 5 Juni 2020

559

(Vibiznews – Forex) – Melihat pergerakan pasar forex pekan lalu, posisi aussie pekan lalu rally melanjutkan pergerakan bullish pekan lalu  terhadap dolar AS dalam pair AUDUSD. Kembali pair mencetak kenaikan mingguan dengan melonjak  2 persen lebih dengan menguatnya permintaan aussie sebagai aset resiko dan juga dipengaruhi harga emas dan komoditas unggulan Australia.

Fundamental Pekan Lalu
Dari sisi data ekonomi Australia, sektor konstruksi terus melemah, dengan penurunan dalam tujuh kuartal terakhir. Data  Q1 -1,0% adalah peningkatan dari angka -3,0% sebelumnya. Pengeluaran modal swasta turun 1,6% di Q1, dibandingkan dengan 2,8% di Q4 tahun 2019. Kemudian terdapat data kredit sektor swasta masuk pada 0,0%, pertama kali indikator gagal membukukan kenaikan sejak 2011.

Dari data ekonomi AS, kepercayaan konsumen meningkat pada bulan Mei, karena indeks konsumen CB berada di 86,6, naik dari 85,7 sebulan sebelumnya. Lalu PDB kuartal pertama  turun ke -5,0%, dibandingkan dengan -4,8% dalam estimasi awal. Barang tahan lama jatuh pada bulan April, dengan angka headline turun 17,2% dan pembacaan inti turun 7,2 persen. Klaim pengangguran terus turun, dengan 2,12 juta klaim baru minggu lalu. Ini sedikit lebih tinggi dari perkiraan 2,10 juta dan meningkatkan total selama Covid-19 menjadi 41 juta.

Fundamental Pekan ini 
Pekan ini dari sisi data ekonomi terdapat banyak data dari Australia dan China yang perlu diperhatikan  termasuk keputusan tingkat RBA.  Data tersebut seperti indeks Manufaktur Cina yang turun ke 50,6 dari posisi sebelumnya di 50.8. Namun data PMI manufaktur Caixin menunjukkan peningkatan.

Keputusan Suku Bunga RBA pekan ini diperkirakan tidak melakukan perubahan setelah pada bulan Maret lalu memangkas suku bunga menjadi 0,25%.Pasar menanti kebijakan pimpinan RBA terkait kebijakan selanjutnya, jika dovish  bisa membebani Aussie.

Lalu pada tengah minggu juga akan dirilis data PDB kuartal pertama tahun ini  yang diperkirakan anjlok dengan perkiraan -0,4 persen. Kemudian terdapat juga data penjualan eceran yang turun  diproyeksikan untuk bulan April. Lalu untuk rilis data Neraca Perdagangan, Surplus perdagangan Australia diperkirakan akan merosot ke AUD 7,50 miliar di bulan April setelah melonjak menjadi AUD 10,60 miliar di bulan Maret.

Namun melihat sentimen pasar global beberapa hari terakhir, Minat perdagangan resiko pekan ini cukup lumyan dengan rally yang dicetak pada perdagangan bursa saham global. Kondisi tersebut menguntungkan aussie. Namun masih dibayangi dengan perselisihan Australia dan China serta AS dengan China.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here