Weekly Market Mover Soft Commodities – Coffee – Sugar – Cocoa

520

(Vibiznews – Commodity) – Harga soft commodities pada penutupan pasar pada hari Jumat mixed dengan turunnya harga kopi Arabika, harga gula naik dan harga kakao naik.

Harga kopi Arabika pada penutupan pasar hari Senin turun ke terendah 7 ¼ bulan  dan harga kopi Robusta turun ke terendah dua minggu karena meningkatnya persediaan akibat melemahnya permintaan.

Harga gula pada hari Jumat recover dari turunnya harga pada hari sebelumnya karena kenaikan harga minyak mentah.

Harga kakao mixed pada hari Jumat dengan harga kakao di New York naik ke tertinggi 2 minggu karena melemahnya  indeks dolar ke terendah 2 ½ bulan.

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut :

Harga kopi Arabika Juli di ICE New York turun $2.80 (2.83%) menjadi $96.30 dan harga kopi Robusta di ICE London turun 0.68%.

Faktor penggerak pasar Kopi:

  • Produksi kopi dunia di 2019/20 ( Okt – Sep ) turun 1.8% dari tahun lalu menjadi 168.006 juta kantong menurut ICO
  • Konsumsi kopi global naik 0.5% dari tahun lalu menjadi 166.058 juta kantong menurut ICO.
  • Pasar kopi dunia akan menjadi surplus 1.948 juta kantong dari surplus 5.832 juta kantong di 2018/19.
  • Ekspor kopi Brazil di 2019 sebesar 36.2 juta kantong.
  • Ekspor kopi Vietnam dari Januari sampai April naik 4.5% dari tahun lalu menjadi 659,000 MT

Harga gula Juli di ICE New York ditutup naik 11 sen (1.02%) menjadi $10.91 dan harga gula putih Agustus di ICE London naik 0.19%.

Faktor Penggerak Pasar Gula:

  • Produksi gula dunia di 2019/20 ( April / Maret) turun 4.8% dari tahun lalu menjadi 166.7 MMT, setelah naik 0.6% dari tahun lalu mencapai rekor 185.2 MMT di 2018/19 menurut ISO.
  • Pasar gula dunia akan defisit 9.4 MMT defisit terbesar sejak 11 tahun,dari surplus 1.7 MMT di 2018/19 menurut ISO.
  • Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2020/21 diperkirakan akan naik 18.5% dari tahun lalu menjadi 35.3 MMT menurut CONAB
  • Produksi gula India negara produsen gula terbesar ke dua dunia, dari Oktober – 15 Mei 2020 turun 19% dari tahun lalu menjadi 26.47 MMT menurut ISMA

Harga kakao Juli di ICE New York pada hari Jumat naik $25 (1.03%)  menjadi $2,454 per ton dan di ICE London turun 0.15%.

Faktor penggerak pasar kakao :

  • Produksi kakao dunia di 2019/20 ( Okt – Sep) naik 1,7% dari tahun lalu menjadi 4.825 MMT.
  • Produksi kakao bubuk global naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 4.861 MMT menurut ICCO.
  • Pasar kakao dunia akan defisit 85,000 MT di 2019/20 dari defisit 107,000 MT di 2018/19.
  • Produksi Ivory Coast di 2019/20 diperkirakan naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 2.18 MMT.
  • Produksi Ghana 2019/20 diperkirakan naik 2.3% dari tahun lalu menjadi 850.00 MMT menurut ICCO.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here