IHSG Senin Menguat Tajam 1,6% ke 5028; Bursa Asia Dilanda Sentimen Pemulihan Ekonomi

278
Vibiznews Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan Senin pagi ini (8/6) terpantau menguat signifikan 1,60% atau 80,398 poin ke level 5.028,315 setelah dibuka stabil ke level 4.947,782. IHSG melanjutkan tren bullish-nya yang searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia pagi menguat setelah data tenaga kerja AS yang bertambah di luar ekspektasi membangkitkan sentimen positif di pasar.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau terkoreksi tipis 0,05% atau 7 poin ke level Rp 13.885, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak turun setelah rebound dari downtrend di sesi sebelumnya; tertekan oleh kuatnya data tenaga kerja AS yang mendorong harapan terhadap pemulihan ekonomi. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.878.

Mengawali perdagangannya, IHSG naik 52 poin (1%) ke level 5.000,361. Indeks LQ45 juga naik 12 poin (1,6%) ke level 783. 12. Pagi ini IHSG terpantau menguat tajam 1,60% atau 80,398 poin ke level 5.028,315. Sementara LQ45 terlihat naik 2,20% atau 16,923 poin ke level 787,591.

Tercatat saat ini sebanyak 281 saham naik, 72 saham turun dan 128 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Sabtu subuh ini melejit di antara optimisme pemulihan ekonomi dengan data melompatnya pertambahan tenaga kerja AS. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,89%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,52%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih bertenaga melanjutkan uptrend-nya di tengah sentimen positif investor asing terhadap risk asset, sementara bursa regional tampak dalam bias menguat oleh ekspektasi pemulihan ekonomi. Berikutnya IHSG berpeluang untuk melanjutkan upaya rally-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.041 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.621, dan bila tembus ke level 4.460.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here