Bullish Nikkei Selama 6 Hari Berturut Terhenti oleh Kuatnya Yen

336
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Indeks acuan bursa saham Tokyo ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan hari Selasa (09/06/2020), yang menghentikan kenaikan beruntun selama enam hari. Nikkei alami tekanan jual oleh profit taking investor setelah perdagangan sebelumnya berada di atas kisaran 23.000 untuk pertama kalinya dalam 3½ bulan.

Menguatnya kembali kurs yen Jepang terhadap dolar AS sejak perdagangan sebelumnya membebani perdagangan saham di bursa Tokyo. Terpantau sejak awal sesi alami penguatan 0,53% terhadap dolar AS yang menekan perdagangan saham eksportir utama berkapital besar.

Tekanan jual juga datang dari laporan PDB Jepang kemarin yang menunjukkan negara  ekonomi terbesar ketiga di dunia itu tergelincir ke dalam posisi resesi pada periode kuartal Maret setelah pandemi covid-19 ini melukai permintaan di dalam dan luar negeri.

Indeks Nikkei ditutup turun 0,38 persen atau 87,07 poin menjadi 23.091,03, sementara indeks Topix melemah 0,14 persen atau 2,29 poin ke posisi 1.628,43.Namun  untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2020 kini sedang bergerak negatif  dengan turun 170 poin atau 0,73% ke posisi 23.090.

Menguatnya yen Jepang telah menekan saham-saham eksportir utama seperti saham Nissan turun 4,81 persen, saham Toyota turun 0,64 persen, saham pabrikan peralatan pembuat chip Tokyo Electron turun 2,70 persen, saham Mitsubishi UFJ Financial turun 0,97 persen dan saham Sumitomo Mitsui turun 0,72 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here