Harga Karet Tocom 9 Juni Retreat oleh Kekuatan Yen Jepang

711

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Tocom yang diperdagangkan di bursa komoditas berjangka Tokyo hari kedua pekan ini turun setelah perdagangan sebelumnya melompat ke posisi tertinggi 13 pekan. Tekanan jual oleh profit taking pasar terjadi sejak awal sesi merespon kuatnya kurs yen Jepang terhadap dolar AS.  

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan November 2020 akhir perdagangan  sesi sore ditutup melemah 1,1 yen atau 0,67%  dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 162.9 yen, setelah sempat mencapai posisi rendah di posisi  162.0 yen dan posisi tertinggi di 164,5.

Mata uang yen Jepang menjadi denominasi perdagangan di bursa komoditas Tokyo sejak awal sesi sudah menguat 0,53% terhadap dolar AS, sehingga membuat pasar melakukan aksi profit taking setelah perdagangan sebelumnya menguat cukup signifikan. Selain itu juga dipengaruhi posisi harga minyak mentah dunia akhir sesi Amerika yang anjlok. Posisi rendah harga minyak mentah awal sesi Asia memberikan tekanan di semua bursa komoditas Asia seperti Sicom dan juga SHFE.

Kenaikan harga juga terjadi pada perdagangan karet di bursa Shanghai (SHFE), untuk  karet  kontrak bulan September ditutup dengan harga di posisi 10615 yuan, yang melemah sekitar 15 yuan atau 0,14% dari posisi sebelumnya. Namun  untuk karet di Sicom, untuk kontrak berjangka bulan September anjlok US$1 atau 0,80% ke posisi 123.7.

Perdagangan karet Tocom awal pekan bergerak cukup tinggi mendapat faktor fundamental yang bangkit, pemulihan permintaan karet alam dunia dengan pelonggaran pembatasan pergerakan oleh sebagian besar negara, terutama China, yang telah memulai kembali operasi di industri manufaktur setelah lockdown sejak akhir Januari karena Covid-19 pandemi.

Dewan Karet Malaysia memperkirakan konsumsi karet alam akan tumbuh 0,4% pada Juni 2020 setelah menurun pada bulan April (-23,1%) dan bulan Mei (-10,1%). Permintaan dari China diperkirakan akan meningkat untuk mendukung pertumbuhan sektor otomotifnya. China mencatat penjualan kendaraan yang tinggi pada April 2020 dengan kenaikan 4,4% YoY setelah mencatat pertumbuhan negatif selama 21 bulan sebelumnya.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here