Fed Pertahankan Suku Bunga Rendah Hingga Tahun 2022

727

(Vibiznews – Indeks) – Bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) mengumumkan kebijakan moneternya yang terbaru dengan kembali mempertahankan target suku bunga antara 0 persen dan 0,25 persen. Kemudian Federal Reserve mengharapkan Ekonomi AS akan pulih pada 2021 setelah kontraksi tajam tahun ini karena pandemi coronavirus dan juga mengindikasikan target suku bunga tersebut cenderung tetap hingga 2022.

Hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC) Federal Reserve selama 2 hari menegaskan bahwa the Fed akan mempertahankan kisaran target ini sampai yakin bahwa ekonomi telah melewati peristiwa-peristiwa baru-baru ini yang sulit dan berada di jalur yang tepat untuk mencapai lapangan kerja maksimum dan sasaran stabilitas harga.

Proyeksi ekonomi yang diberikan bersama dengan pernyataan diatas  menunjukkan sebagian besar pejabat Fed memperkirakan suku bunga akan tetap pada level saat ini hingga 2022, dengan hanya beberapa pejabat yang memprediksi kenaikan suku bunga.

Dalam konferensi pers pasca-pertemuannya, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral  bahkan tidak berpikir tentang memikirkan kenaikan suku bunga. Ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap pada rekor terendah datang ketika The Fed memproyeksikan PDB riil menukik sebesar 6,5 persen pada tahun 2020, karena krisis kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung sangat membebani aktivitas ekonomi.

Namun, proyeksi Fed menyerukan PDB riil untuk rebound sebesar 5,0 persen pada tahun 2021 diikuti oleh lonjakan 3,5 persen pada tahun 2022. Tingkat pengangguran diperkirakan akan turun menjadi 9,3 persen pada akhir tahun ini dari 13,3 persen saat ini sebelum turun kembali menjadi 6,5 persen pada 2021 dan 5,5 persen pada tahun berikutnya.

Mengenai program pembelian aset The Fed, bank sentral mengatakan pihaknya berencana untuk meningkatkan kepemilikan obligasi setidaknya pada kecepatan saat ini selama beberapa bulan mendatang tetapi mencatat masih dalam tahap penyesuaian.

Pernyataan Fed sedikit berubah dari bulan April tetapi yang berbeda disini mengakui kondisi keuangan telah membaik, sebagian mencerminkan langkah-langkah kebijakan untuk mendukung ekonomi dan aliran kredit ke rumah tangga dan bisnis AS.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here