Bursa Saham Korsel Sepanjang Pekan Anjlok 2% Lebih

291
indeks kospi
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Pelemahan harga saham kembali terjadi pada perdagangan bursa Korea Selatan akhir pekan hari Jumat (12/06/2020), dengan indeks Kospi turun ke posisi terendah lebih dari sepekan. Demikian secara mingguan indeks Kospi bearish setelah 3 pekan berturut sebelumnya di posisi yang kuat.  

Sentimen investor melemah ditengah meningkatnya kekhawatiran tentang gelombang kedua pandemi COVID-19 di AS. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) umumkan terjadi penambahan 56 kasus baru virus coronavirus di Korea pada hari Jumat.

Sementara itu, Gubernur Bank of Korea Lee Ju-yeol bersumpah untuk melakukan semua upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi negara di tengah pandemi virus korona yang berkepanjangan, meningkatkan kemungkinan kebijakan pelonggaran moneter lebih lanjut.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 44,48 poin  atau 2,04 persen berakhir pada 2.132,30, merupakan posisi terendah dalam delapan sesi setelah awal sesi sempat anjlok 4% lebih. Demikian juga indeks Kospi200 berjangka anjlok 6,84 poin atau 2,37% ke posisi 281,78, setelah sempat turun ke posisi rendah 276.05 dan posisi tertinggi di 282.54.     

Indeks Kospi sepanjang pekan ini alami penurunan yang sangat signifikan dengan penurunan 2,27% setelah pekan sebelumnya bullish dengan kenaikan tinggi sebesar 7,50%.

Saham berkapitalisasi paling besar  Samsung Electronics turun 3,68 persen di tengah ketidakpastian seputar persengketaan pemimpin Samsung Group Lee Jae-yong dalam penyelidikan suksesi.

Demkian saham pembuat chip No. 2 SK hynix turun 3,73 persen, dan saham raksasa peralatan rumah tangga LG Electronics anjlok 1,74 persen. Juga saham pembuat mobil terkemuka Hyundai Motor turun 4,61 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here