Harga Kopi Arabika Turun ke 7 1/2 Bulan Terendah

526

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi Arabika pada hari Kamis turun ke 7 ½ bulan terendah karena meningkatnya persediaan.

Harga kopi Arabika Juli  di ICE New York turun 75 sen (0.78%) menjadi  $96.35 dan harga kopi Robusta di ICE London turun 2.29%.

Harga kopi Arabika pada hari Kamis turun ke 7 ½ bulan terendah karena cuaca kering akan membuat panen kopi di Brazil meningkat akibatnya akan meningkatkan persediaan. Somar Meterologia melaporkan pada hari Senin bahwa curah hujan di perkebunan kopi Minas Gerais hanya 15.1 mm pada minggu terakhir atau 82% dari rata-rata.

Pandemic virus covid-19 menyebabkan permintaan kopi dunia turun karena lockdown di banyak negara sehingga konsumen tetap di rumah, restoran dan kedai kopi ditutup.

Demikian juga di Colombia, negara produsen kopi Arabika ke dua terbesar di dunia diperkirakan produksinya akan meningkat, CEO dari the Colombia Coffee Growers Federation pada hari Rabu mengatakan bahwa panen kopi dalam keadaan baik setelah panen ditunda karena cuaca yang buruk sebelumnya.

Persediaan meningkat juga di Vietnam negara produsen kopi robusta terbesar dunia, menurut Vietnam’s General Statistics Offices hari Kamis ekspor kopi Vietnam di bulan Januari – Mei naik 5% dari tahun lalu menjadi 815,165 MT.

Persediaan kopi Arabika di AS hasil dari pengamatan ICE pada hari Rabu turun ke 2 ¾ tahun terendah menjadi 1.697 juta kantong dan persediaan kopi Robusta juga turun ke harga terendah satu tahun menurut pengamatan ICE.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $96, berikut ke $92, sedangkan resistant pertama di $100.00 dan berikut ke $105.00

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here