Rekomendasi Forex GBP/USD 12 Juni 2020: Turun Karena Outlook the Fed Negatif & Tekanan terhadap Johnson

1339

(Vibiznews – Forex) GBP/USD diperdagangkan dibawah 1.27 turun dari ketinggiannya, dengan pasar mengkuatirkan akan prospek yang dibuat oleh the Fed mengenai pemulihan yang lambat, setelah pada awalnya bergembira karena janji the Fed yang akan memberikan dukungan kembali. Sementara PM Johnson mengalami tekanan atas kebijaksanaannya dalam menghadapi coronavirus.

Professor Neil Ferguson seorang epidemiologist dan bekas pejabat di Downing Street mengatakan kalau saja PM  Johnson memberlakukan “lockdown” lebih cepat seminggu maka jumlah korban akan berkurang sebanyak 50%. Chris Whitty pembantu PM Johnson saat ini bertentangan pendapat PM Johnson di dalam siaran langsung ke publik yang menyebabkan kebingungan di publik.

Kondisi diatas bisa berarti kembalinya ekonomi ke normal akan menjadi lebih lambat daripada yang diperkirakan. Dan ini membebani ekonomi Inggris dan matauang Inggris.

Kemacetan pembicaraan mengenai hubungan ke depan Inggris dengan Uni Eropa masih terus membebani Sterling. Michel Barnier, kepala negosiasi Uni Eropa terus memberikan kritik dengan mengatakan Inggris menginginkan semua keuntungan yang dimiliki oleh anggota Uni Eropa tanpa mau menerima kewajiban apa-apa. Brusel juga menolak untuk melonggarkan mandate dari Barnier yang membuat marah para pejabat London.

Selanjutnya menguatnya dolar AS merupakan yang terutama membebani pasangan matauang GBP/USD. Dolar AS meningkat setelah the Fed memberikan prospek pemulihan yang lambat dengan perkiraan tidak ada kenaikan tingkat bunga sampai akhir 2022.

Secara keseluruhan pasangan matauang ini cenderung mengalami penurunan dengan “support” terdekat menunggu di 1.2655 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2620 dan kemudian 1.2575. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di 1.2730 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2750 dan kemudian 1.2810.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here