Saham Hang Seng 3 Hari Berturut Terpukul, Bearish Mingguan Turun 1,1%

361
indeks hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Harga saham di bursa Hong Kong anjlok selama 3 hari berturut sepanjang pekan ini, setelah pekan sebelumnya indeks Hang Seng melonjak 7% lebih. Akhir perdagangan saham di bursa Hong Kong hari Jumat (12/06/2020), indeks Hang Seng jatuh ke posisi terendah sepekan lebih.  

Tekanan jual saham  akhir pekan ini terjadi setelah bursa saham Wall Street jatuh pada perdagangan yang berakhir pagi tadi, karena meningkatnya kekhawatiran bahwa kebangkitan infeksi virus corona dapat menghambat laju pemulihan ekonomi yang dibuka kembali dari penguncian.

Menambah beban bursa setelah sekitar 12 negara bagian di Amerika Serikat melaporkan penambahan kasus baru yang cukup tinggi, yang diperkirakan terjadi pasca aksi demonstrasi yang berakhir ricuh pekan lalu.

Indeks Hang Seng turun 178 poin atau 0,77% menjadi 24.301,38, penurunan harian terbesar sejak 2 Juni. Demikian untuk indeks saham  Cina  Enterprise (HSCE)  dengan 60 saham unggulan turun 1,1%  atau 112,07 poin menjadi 9.832,53. Untuk indeks Hang Seng berjangka bergerak negatif  dengan penurunan 2,27% ke posisi 24.480,15. 

Sepanjang pekan ini, saham Hang Seng anjlok cukup signifikan dengan bearish hingga 1,1%, demikian juga dengan indeks HSCE juga anjlok  2,3% secara mingguan. Pekan lalu indeks Hang Seng bullish sebesar 7,85%.

Melihat pergerakan secara sektoral,  semua  sektor sektor utama masih betah di zona merah yang dipimpin oleh saham sektor energi  turun 3,40%, saham sektor material turun 1,02%, saham sektor Telekomunikasi turun  1,01%, saham sektor keuangan berakhir  0,80% lebih rendah, saham sektor industri turun 0,53%,saham sektor properti turun 0,04% dan saham sektor IT yang turun 0,18%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here