Bursa Saham Korsel Anjlok 4% Lebih, Terendah 2 Pekan

343
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Tekanan jual saham di bursa Korea Selatan terus berlanjut hingga perdagangan awal pekan hari Senin (15/06/2020), dengan indeks Kospi turun ke posisi terendah 2 pekan. Saham Kospi anjlok cukup parah dengan penurunan hingga 4% lebih dan masuki bearish hari ketiga berturut.

Penurunan harga saham cukup signifikan dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar bahwa gelombang kedua penyebarab infeksi COVID-19 dapat menghambat pemulihan ekonomi. Kasus-kasus terus meningkat di AS, Jepang dan juga China. Pemerintah Beijing melakukan lockdown di sebagian wilayah ibukota negara tersebut. Demikian juga peningkatan terus terjadi di Korea Selatan, dimana kasus dan cluster baru yang tidak dapat dilacak terus muncul di wilayah kota metropolitan Seoul.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 91,42 poin atau 4,29% menjadi 2040,88, merupakan posisi terendah sejak sesi 1 Juni. Demikian juga indeks Kospi200 berjangka anjlok 6,84 poin atau 4,91% ke posisi 267.95,  setelah sempat naik  posisi tertinggi di 280.87.     

Saham berkapitalisasi paling besar  Samsung Electronics anjlok 4,59 persen, dan saham pembuat chip No. 2 SK hynix merosot 3,76 persen, saham perusahaan farmasi terkemuka Samsung BioLogics naik 0,37 persen, sementara itu saham  Hyundai Motor jatuh 6,28 persen, dan saham Kia Motors turun 8 persen. Demikian juga saham raksasa portal internet Naver merosot 4,34 persen dan saham pembuat baja terkemuka POSCO merosot 6,17 persen.

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here