IHSG Senin Pagi Menguat ke 4900; Melawan Bursa Asia yang Khawatir Wabah Baru Virus

353
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan Senin pagi ini (15/6) terpantau menguat 0,41% atau 20,154 poin ke level 4.900,513 setelah dibuka stabil ke level 4.880,359. IHSG menguat melawan arus indeks regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya melemah oleh kekhawatiran pasar terhadap penyebaran baru wabah virus.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat 0,57% atau 80 poin ke level Rp 14.053, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak naik setelah menguat 2 hari di sesi sebelumnya; naik sebagai safe haven oleh investor yang mengkhawatirkan gelombang baru wabah virus corona dari rilis di AS dan Beijing. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.133.

Mengawali perdagangannya, IHSG naik 29,803 poin (0,61%) ke level 4.910,162. Indeks LQ45 juga naik 6,99 poin (0,93%) ke level 759,104. Pagi ini IHSG terpantau menguat 0,41% atau 20,154 poin ke level 4.900,513. Sementara LQ45 terlihat naik 0,63% atau 4,714 poin ke level 752,113.

Tercatat saat ini sebanyak 211 saham naik, 120 saham turun dan 142 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Sabtu subuh ini berakhir rebound dari pelemahan sepekan karena pernyataan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, yang menegaskan bahwa AS tidak dapat mematikan perekonomian lagi. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,55%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,50%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit setelah terkoreksi hamper 2% pada minggu lalu, sekalipun ini melawan sentimen bursa Kawasan, sementara bursa regional tampak merosot oleh kekhawatiran pasar terhadap penyebaran baru wabah virus. Berikutnya IHSG terpantau berupaya tetap di area positif, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.278. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.621, dan bila tembus ke level 4.460.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here