Nikkei 15 Juni Turun ke Terendah 3 Pekan, Saham Eksportir Tertekan Penguatan Yen

313
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan saham awal pekan bursa Jepang alami pelemahan lanjutan masuki hari ketiga berturut, indeks Nikkei hari Senin  (15/06/2020) turun ke posisi terendah 3 pekan. Anjloknya harga saham sejak awal sesi mendapat tekanan jual dari posisi penguatan Yen Jepang yang merugikan perdagangan saham eksportir.

Sentimen investor terpukul oleh kekhawatiran baru di seluruh dunia tentang lonjakan  kasus baru pandemi coronavirus, meningkatnya kesadaran bahwa pemulihan ekonomi mungkin tidak secepat yang diharapkan sebelumnya.  Investor di Jepang juga tertekan laporan jumlah kasus virus corona baru di Tokyo melebihi 40 pada hari Minggu untuk pertama kalinya sejak 5 Mei.

Indeks Nikkei ditutup merosot  774,53 poin atau 3,47% menjadi 21530,95. Sementara itu indeks Topix  turun 39,90 poin atau 2,54 persen menjadi 1.530,78.  Namun  untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2020 kini sedang bergerak negatif  dengan turun 160 poin atau 0,80% ke posisi 21.510.

Ketidakpastian perputaran ekonomi global menekan pergerakan saham eksportir utama seperti saham pabrikan elektronik Hitachi, raksasa teknologi dan hiburan Sony. Demikian saham pembuat barang karakter Sanrio anjlok 11,15 persen, karena laba operasionalnya untuk tahun yang berakhir Maret gagal mengalahkan konsensus pasar.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here