Harga Kakao Naik dari Harga Terendah 1 1/2 Bulan

717

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao naik pada penutupan hari Selasa dari harga terendah  1 ½ bulan pada hari Senin.

Harga kakao Juli di ICE New York naik $5 (0.21%) menjadi $2,360 perton, dan harga kakao Juli di ICE London naik 0.27%.

Harga kakao pada hari Selasa naik dari terendah 1 ½ bulan pada hari Senin, karena pandemic covid -19 mengurangi permintaan dari coklat. Kekhawatiran akan permintaan berkurang terjadi dengan adanya laporan pada hari Kamis bahwa pabrik kakao meminta untuk menunda pengiriman biji kakao.

Melimpahnya persediaan kakao di Ivory Coast produsen kakao  terbesar di dunia, membuat harga kakao terhambat kenaikannya. Data hari Senin dari pemerintah Ivory Coast menyatakan petani mengirimkan 2.071 MMT kakao ke pelabuhan selama 1 Oktober – 14 Juni naik 0.3% dari tahun lalu.

Laporan dari the Ghana Cocoa Board pada hari Senin bahwa pemerintah membeli kakao selama 1 Oktober – 28 Mei turun 5% dari tahun lalu menjadi 737,783 MT.

Pada hari Kamis lalu Gepex melaporkan bahwa permintaan kakao naik 3.2% dari tahun lalu menjadi 48.555 MT dan Januari – Mei kakao yang digiling naik 3.3% dari tahun lalu menjadi 233,950 MT.

Persediaan kakao menurut pengamatan ICE naik ke tertinggi 10 bulan  menjadi 4.347 juta kantong pada 1 Juni dari terendah 3 ¼ tahun di 2.688 juta kantong di Desember.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support $2,310 dan berikut ke $2,280 sedangkan resistant pertama di $2,400 berikut ke $2,450.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here