Kekuatan Saham Wall Street Bertambah oleh Proyek Infrastruktur Trump

353
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews-Index) – Bursa Amerika kembali mendapat keuntungan dari perdagangan saham yang lumayan meningkat pada sesi yang berakhir Rabu dinihari WIB ( 17/06/2020).  Ketiga indeks utama bergerak sangat kuat dengan Nasdaq kembali berada di dekat posisi rekor tertinggi yang dicapai pekan lalu.

Indeks Dow Jones melompat 526,82 poin atau 2 persen menjadi 26.289,98, indeks Nasdaq melonjak 160,84 poin atau 1,8 persen menjadi 9.895,87 dan indeks S&P 500 melonjak naik 58,15 poin atau 1,9 persen menjadi 3.124,74.

Kekuatan lanjutan di Wall Street datang setelah rilis laporan dari Departemen Perdagangan yang menunjukkan penjualan ritel meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Mei, ketika toko-toko mulai dibuka kembali pasca lockdown coronavirus. Penjualan ritel meroket 17,7 persen pada Mei setelah anjlok 14,7 persen pada April.

Peningkatan rekor dalam penjualan ritel sebagian disebabkan oleh rebound substansial dalam penjualan oleh kendaraan bermotor dan dealer suku cadang, yang melonjak 44,1 persen pada Mei setelah jatuh 12,3 persen pada April. Tidak termasuk rebound dalam penjualan mobil, namun, penjualan ritel masih melonjak hingga 12,4 persen pada Mei setelah anjlok 15,2 persen pada April.

Penjualan oleh toko pakaian dan aksesoris juga menunjukkan peningkatan yang tajam, melonjak sebesar 188,0 persen di bulan Mei menyusul penurunan 63,4 persen di bulan sebelumnya.

Laporan data retail sales diatas dan juga laporan kinerja pasar pekerjaan yang jauh lebih baik dari yang diperkirakan akan memperkuat optimisme tentang pemulihan ekonomi yang cepat.

Sentimen positif juga mendapat dukungan dari rencana Trump untuk proposal infrastruktur hampir US$1 triliun sebagai bagian dari upaya untuk mendukung perekonomian setelah pandemi coronavirus.

Sementara itu, sebagian besar investor mengabaikan laporan dari Federal Reserve yang menunjukkan produksi industri AS meningkat jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan pada bulan Mei. The Fed mengatakan produksi industri melonjak 1,4 persen pada Mei setelah anjlok 12,5 persen pada April.

Melihat pergerakan secara sektoral, saham jaringan bergerak naik tajam di tengah indikasi rencana infrastruktur pemerintah Trump akan mencakup pengeluaran untuk broadband nirkabel dan pedesaan 5G, mendorong Indeks Jaringan NYSE Arca naik 3,7 persen. Laporan tentang rencana infrastruktur ini juga berkontribusi terhadap kekuatan substansial di antara saham  baja dengan  lonjakan 3,5 persen oleh NYSE Arca Steel Index.

Saham minyak juga mencetak kekuatan yang cukup besar  seiring dengan harga minyak mentah yang melonjak $1,26 ke $38,38 per barel hingga membuat NYSE Arca Oil Index naik 3,2 persen. Saham perumahan, farmasi, dan perangkat keras komputer juga bergerak lebih tinggi secara signifikan.

Namun terjadi pergerakan sebaliknya pada saham emas  dengan NYSE Arca Gold Bugs Index merosot sebesar 2,8 persen. Kelemahan di sektor ini terjadi  meskipun ada kenaikan harga emas.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here