Forex Eropa 18 Juni: Menanti Kebijakan BOE dan Optimisnya Data Ekonomi AS

279

(Vibiznews – Forex) – Di awal perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (18/06/2020), investor sedang menanti pengumuman kebijakan bank sentral Inggris untuk arahan selanjutnya bagi pergerakan poundsterling yang terus melemah terhadap dolar AS.   Posisi dolar AS sendiri terpantau melemah secara indeks dan mixed terhadap beberapa rival utamanya.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, terpantau bergerak lemah  ke posisi 97,02 atau sedang turun 0,14 persen dari penutupan sebelumnya setelah dibuka pada posisi  97.06 dan sempat  turun ke posisi terendah di 96.93.

Pound Inggris sedang melemah 0,27% yang diperdagangkan sekitar  1.2513  di tengah penantian pasar  pembuat kebijakan di BOE memperluas pelonggaran kuantitatif dalam menghadapi ekonomi yang sedang melemah dan negosiasi perdagangan yang sulit dengan Uni Eropa.

Kurs euro terpantau berusaha mendaki ke atas kisaran 1.1250 setelah pada sesi Asia tertekan oleh dolar ke posisi 1.1224 dalam pair EURUSD. Pair mengambil pijakan pelemahan dolar untuk rebound setelah 2 hari berturut sebelumnya bearish

Terhadap kurs yen Jepang, posisi pair USDJPY sempat tertekan ke posisi 106.69 di sesi Asia. Kini pair bergerak positif dengan penguatan moderat sebesar 0,08% di tengah masih kuatnya aset safe haven. Pasar di Eropa memilih dolar AS merespon dini rilis beberapa data ekonomi pada sesi Amerika yang diperkirakan optimis.

Data yang ditunggu investor pada sesi Amerika seperti rilis data Philly Fed Manufacturing Index yang diperkirakan naik ke -23.0  setelah periode sebelumnya di posisi -43.1. Kemudian data  Unemployment Claims yang diperkirakan naik lebih rendah dari periode sebelumnya dan terakhir rilis data  CB Leading Index m/m yang diperkirakan ekspansi dari area negatif.

Untuk pergerakan indeks dolar selanjutnya secara teknikal, menurut analyst Vibiz Research Center indeks dolar diperkirakan akan  mendaki  ke  posisi  97.20 – 97.80. Namun  jika terjadi koreksi  akan meluncur  ke posisi  96.80 – 95.50.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here