Rekomendasi Forex GBP/USD 18 Juni 2020: Tekanan Bearish Memimpin

750

(Vibiznews – Forex) GBP/USD diperdagangkan dibawah 1.26, mengkonsolidasikan kerugiannya. CPI Inggris muncul sesuai dengan yang diperkirakan di 0.5%. Ketegangan antara dua negara Korea di semenanjung Korea dan antara Cina dengan India membebani sentimen pasar.

Biaya hidup di Inggris yang direpresentasikan dengan angka inflasi umum Consumer Price Index (CPI) Inggris pada bulan Mei muncul sesuai dengan yang diperkirakan pada 0.5% per tahun, lebih rendah daripada sebelumnya 0.8%. Angka inflasi ini dipandang sebagai kunci oleh para trader yang mencari tanda-tanda pemulihan di dalam tekanan harga setelah restriksi “lockdown” dilonggarkan. Turunnya angka inflasi umum dari bulan sebelumnya membebani poundsterling.

Angka inflasi inti (Core CPI) yang mengeluarkan bagian makanan dan energi, muncul di 1.2% lebih rendah daripada yang diperkirakan 1.3% dan juga dari angka sebelumnya di 1.4%.  Para analis mengharapkan CPI inti pada bulan Mei paling tidak tetap sama di 1.4% per tahun, mengikuti angka inflasi negara-negara Eropa lainnya yang pada bulan Mei muncul cukup kuat. Angka inflasi inti yang lebih rendah daripada yang diperkirakan dan dari angka sebelumnya ini menambah beban terhadap poundsterling.

Tekanan turun telah membawa pasangan matauang ini kebawah dari kerendahan harian 1.2542 di sekitar 1.2520, dengan “support” terdekat berada pada 1.2506 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2396 dan kemudian 1.2227. Sedangkan “resistance” terdekat berada pada 1.2600 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2674 dan kemudian 1.2733.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here