Rekomendasi Harga Minyak 19 Juni 2020: Bergerak di Rentang Harga Kemarin

363

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak berjangka Nymex WTI pada awal perdagangan sesi Asia sempat turun ke $37.78. Energi benchmark ini mengalami kerugian dua hari berturut-turut setelah Energy Information Administration (EIA) merilis angka persediaan yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan.

Inventori minyak mentah komersial di Amerika Serikat pada minggu yang berakhir tanggal 12 Juni bertambah 1,2 juta barel dibandingkan dengan yang diperkirakan pasar sebesar 0.15 juta barel.

Sebelumnya pada minggu ini, data inventori swasta yang dipublikasikan oleh American Petroleum Institute (API) juga menunjukkan kenaikan sebesar 3.9 juta barel dalam periode yang sama menjadi 543.2 juta barel dibandingkan dengan yang diperkirakan penurunan 152.000 barel.

Hal lain yang menambah tekanan turun emas hitam adalah ketakutan akan Coronavirus gelombang kedua dan pertemuan para produsen OPEC dan Non-OPEC Joint Technical Meeting (JTC) yang tidak memberikan berita positip yang baru pada hari sebelumnya.

Harga WTI kembali terkoreksi ke atas $38 setelah ada berita dari pertemuan Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) dimana wakil dari Irak mengatakan bahwa Irak akan sepenuhnya taat dengan janji pemangkasan produksi. Irak akan mengkompensasikan kelebihan produksi sekitar 0.570 juta barel per hari di bulan Mei selama bulan-bulan yang akan datang.

Minyak WTI mengalami kenaikan 1.6% secara basis harian dan diperdagangkan disekitar $38.30.

“Resistance” terdekat menunggu di $39.47 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $40.75 dan kemudian $42.15. Sedangkan penurunannya kembali akan berhadapan dengan “support” terdekat di $36.78 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $35.38 dan kemudian $34.10.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here