IHSG Senin Pagi Menguat Tipis ke 4950; Bursa Asia Bergerak Terbatas

381
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (22/6) terpantau menguat tipis 0,18% atau 8,709 poin ke level 4.950,954 setelah dibuka menguat ke level 4.952,982. IHSG menguat tipis searah dengan indeks regional dan global, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya bergerak terbatas sementara pasar mengkhawatirkan peningkatan kasus virus baru khususnya di Amerika.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,18% atau 25 poin ke level Rp 14.125, dengan dollar AS di pasar uang Asia dollar terkoreksi teknikal setelah rally 4 hari ditopang naiknya permintaan safe haven oleh kekhawatiran investor atas gelombang baru wabah virus. Rupiah terkoreksi dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.100.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat terbatas 10,707 poin atau 0,22% ke level 4.952,982. Indeks LQ45 turun tipis 0,494 poin (0,06%) ke level 766,946. Pagi ini IHSG menguat tipis 0,18% atau 8,709 poin ke level 4.950,954. Sementara LQ45 terlihat turun 0,25% atau -1,897 poin ke level 765,543.

Tercatat saat ini sebanyak 143 saham naik, 145 saham turun dan 143 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Sabtu subuh ini berakhir menguat terbatas dengan pergerakannya ditahan kekhawatiran investor atas kenaikan penyebaran virus corona Wuhan dan lambatnya prospek pemulihan ekonomi. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat mixed, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,04%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,41%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini akan bergerak tipis dan dua arah dengan sentimen bursa regional yang berhati-hati mengamati perkembangan selanjutnya wabah virus di tengah pembukaan kembali ekonomi, sementara bursa regional bergerak terbatas sementara pasar mengkhawatirkan peningkatan kasus virus baru khususnya di Amerika. Berikutnya IHSG terpantau akan berada di rentang konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.712, dan bila tembus ke level 4.621.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here