Nikkei 23 Juni Ditutup Rebound, Sempat Naik ke Tertinggi 2 Pekan

286
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang perdagangan hari Selasa (23/06/2020) ditutup  rebound dari pelemahan perdagangan sebelumnya, dengan indeks Nikkei bergerak fluktuatif sepanjang sesi. Jelang penutupan indeks sempat naik ke posisi tertinggi 2 pekan oleh data manufaktur yang kurang optimis.

Penguatan harga saham disupport oleh posisi pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS yang dipicu oleh kuatnya perdagangan aset resiko setelah Presiden Donald Trump tweeted bahwa kesepakatan perdagangan antara AS dan Cina sepenuhnya utuh, mengklarifikasi komentar membingungkan sebelumnya dari penasihat perdagangan Peter Navarro yang mengatakan kesepakatan itu berakhir.

Rilis data flash manufacturing PMI turun menjadi 37,8 pada Juni 2020 dari 38,4 akhir pada bulan Mei,  terendah sejak Maret 2009 untuk bulan kedua berturut-turut. Sementara itu untuk PMI service melonjak ke empat. bulan tertinggi di 42,3, menyusut pada kecepatan yang lebih lambat karena keadaan darurat Jepang terangkat, memungkinkan kegiatan bisnis untuk dilanjutkan.

Indeks Nikkei ditutup naik 111,78 poin atau 0,50 persen dari sebelumnya menjadi  22.549,05 setelah sempat naik ke posisi 22745 yang merupakan posisi tertinggi sejak 11 Juni. Demikian  untuk indeks Topix  menguat 8,05 poin  atau 0,51 persen  berakhir pada 1.587,14. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2020 kini sedang bergerak positif  dengan naik 180 poin atau 0,80% ke posisi 22.730.

Penguatan  indeks Nikkei banyak disupport  oleh kenaikan saham otomotif, pergudangan, layanan transportasi pelabuhan dan saham  produk karet. Seperti saham Denso melonjak 4%, saham Nissan naik 1,97%, saham  Toyota menguat 1,68%, saham Honda naik 1,40%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here