Forex Eropa 24 Juni: Dolar AS Rebound, Euro Sempat Kuat oleh Komentar ECB

417

(Vibiznews – Forex) – Di awal perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (24/06/2020), posisi dolar AS bergerak rebound moderat setelah 2 hari berturut sebelumnya tertekan sebagai kurs safe haven. Terpantau dolar AS menguat secara indeks dan juga terhadap banyak rival utamanya yang dipicu terkoreksinya sentimen aset resiko.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, terpantau bergerak kuat  ke posisi 96,71 atau sedang kuat 0,07 persen dari penutupan sebelumnya setelah dibuka pada posisi  96.66 dan sempat  naik  ke posisi tinggi di 96.93.

Kurs euro melemah 0,2% terhadap dolar diperdagangkan sekitar  1,1290  setelah sempat menyentuh posisi 1,1320 di sesi Asia, setelah kepala ekonom Bank Sentral Eropa Philip Lane memperingatkan bahwa aktivitas di zona euro masih akan tetap jauh di bawah level pra-krisis untuk periode yang diperpanjang waktu ketika blok euro pulih dari krisis ekonomi terdalam yang pernah ada.

Poundsterling juga alami pergerakan yang bearish setelah 2 sesi sebelumnya bullish kuat, namun pada sesi Asia sempat naik ke posisi tertinggi 4 hari perdagangan. Kini posisi poundsterling dalam pair GBPUSD turun 0,08% ke posisi 1.2512.

Aussie dolar dalam AUDUSD bergerak lemah ke posisi  0.6915 atau turun 0,33%. Posisi ini merupakan retreat dari posisi bullish selama 2 hari berturut sebelumnya, yang dipicu juga oleh anjloknya harga minyak mentah dunia.

Demikian terhadap yen Jepang, dolar AS bergerak lebih kuat dengan USDJPY naik 0,05% ke posisi  106.52 setelah sempat turun di sesi Asia ke posisi 106.37. Terjadi pergerakan yang fluktuatif oleh tarik menarik sentimen, peningkatan kasus baru covid-19 dan positifnya rilis data ekonomi kawasan Euro.

Untuk pergerakan indeks dolar selanjutnya secara teknikal, menurut analyst Vibiz Research Center indeks dolar diperkirakan akan meluncur  ke posisi  96.40 – 96.00. Namun  jika terjadi koreksi  akan mendaki  ke  posisi  96.90 – 97.50.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here