Harga Kedelai Turun, Sementara Menanti Laporan Ekspor Mingguan

389

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Rabu, sementara menantikan laporan ekspor mingguan pada hari Kamis, dan keadaan pertumbuhan tanaman kedelai dalam keadaan baik sehingga diperkirakan hasil panen kedelai akan meningkat.

Harga kedelai Juli  di CBOT turun 4.25 sen menjadi $8.7075 perbushel, harga soymeal naik 40 sen menjadi $286.70 per ton, harga minyak kedelai Juli turun 52 sen menjadi $27.65.

Perkiraan pedagang untuk penjualan ekspor mingguan yang akan dilaporkan hari Kamis sebesar 400,000 – 900,000 MT untuk persediaan lama. Untuk persediaan baru sebesar 400.000 – 1 MMT. Perkiraan ekspor mingguan untuk soymeal 100,000 – 250,000 MT dan untuk minyak kedelai 5,000 – 35,000 MT.

Cina berjanji untuk membeli kedelai AS sebesar 132,000 ton pada minggu lalu, namun tidak terjadi kesepakatan, hanya diumumkan saja. Sementara ini Cina lebih banyak melakukan pembelian kedelai ke Amerika Selatan, namun harga kedelai di Brazil mahal membuat Cina beralih membeli ke Argentina dan sebagian ke AS.

USDA melaporkan bahwa pada minggu ini progress pertumbuhan tanaman dalam keadaan yang baik, di daerah pertanian di Midwest.

Perkiraan area penanaman kedelai sampai 30 Juni sebesar 1.32 juta are sudah ditanami kedelai baru hampir sama dengan kenaikan dibulan Maret , Jika pencapaian 84.83 juta are kedelai terjadi maka akan ada kenaikan  sebesar 11.5% dari 2019/20.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support $8.65 dan berikut ke $8.61 sedangkan resistant ke $8.81 dan berikut ke $8.96.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here