Kospi 26 Juni Diperkuat Optimisme Bursa Asia dan Lonjakan Saham Samsung

313

(Vibiznews – Indeks) – Harga saham di bursa Korea Selatan kembali menguat pada perdagangan akhir pekan hari Jumat (26/06/2020), setelah sesi sebelumnya anjlok cukup signifikan. Indeks Kospi berhasil rebound setelah awal sesi berada di posisi lemah, dan secara mingguan alami retreat.  Kekuatan saham Kospi mengikuti sentimen positif bursa global. 

Sentimen investor terbukti optimis selama perdagangan Asia menyusul keputusan Federal Reserve Amerika Serikat dan komite resmi lainnya untuk meringankan pembatasan pinjaman perbankan yang dibuat setelah Resesi Hebat. Regulator AS akan melonggarkan aturan  bank untuk lebih mudah melakukan investasi dalam dana berisiko seperti dana modal ventura juga menambah sentimen positif.

Tekanan jual awal sesi terjadi merespon laporan kasus baru  infeksi coronavirus terus melonjak di seluruh dunia, dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea melaporkan 39 kasus baru sementara Amerika Serikat menambahkan 37077 menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Dari sisi data ekonomi, Indeks Sentimen Konsumen Komposit (CCSI) di Korea Selatan meningkat menjadi 81,8 pada Juni 2020 dari 77,6 pada sebelumnya, didukung oleh serangkaian langkah-langkah stimulus pemerintah untuk menghidupkan kembali ekonomi lokal serta rally pasar saham di tengah pandemi.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup menguat 22,28 poin atau 1,05%  ke posisi 2134,65 setelah jatuh 2,27% di sesi sebelumnya. Demikian juga indeks Kospi200 berjangka menguat  3,65 poin atau 1,30% ke posisi 283.38,  setelah sempat  turun ke posisi rendah di 280.65 dan naik ke posisi tertinggi  284.58.   

Secara mingguan indeks Kopsi mencetak pelemahan moderat setelah pekan sebelumnya bullish. Pekan ini alami pelemahan dengan turun 0,38% setelah pekan sebelumnya alami penguatan 0,42%.

Kuatnya indeks Kospi akhir pekan ini banyak disupport oleh lonjakan saham-saham teknologi kapital besar seperti saham Samsung Electronics melonjak 2,7 persen dan saham pembuat chip No. 2 SK hynix menambahkan 0,36 persen.

Selain itu juga diperkuat oleh lonjakan saham operator seluler seperti saham  SK Telecom naik 2,1 persen dan saham KT  menambahkan 1,72 persen dan saham LG Uplus melonjak 3,78 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here