IHSG Senin Pagi Menguat Tipis ke 4906; Bergerak Dua Arah Terbatas

81
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (26/6) terpantau menguat terbatas 0,05% atau 2,382 poin ke level 4.906,470 setelah dibuka mendatar ke level 4.904,088. IHSG memulai dengan koreksi dan dua arah yang searah dengan indeks regional dan global, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya melemah dengan investor memerhatikan perkembangan wabah virus corona yang telah memakan korban jiwa lebih dari 500 ribu orang yang dikhawatirkan akan mengganggu pemukaan kembali ekonomi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah tipis 0,05% atau 6 poin ke level Rp 14.226, dengan dollar AS di pasar uang Asia dalam koreksi teknikal setelah menguat 3 hari di sesi sebelumnya; terdorong oleh kenaikan kasus positif virus baru di Amerika yang menaikkan permintaan safe haven. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.220.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 1,4 poin (0,03%) ke level 4.902. Sedangkan indeks LQ45 turun 2 poin (0,2%) ke level 758. Pagi ini IHSG balik menguat terbatas 0,05% atau 2,382 poin ke level 4.906,470. Sementara LQ45 terlihat menanjak 0,03% atau 0,239 poin ke level 760,395.

Tercatat saat ini sebanyak 138 saham naik, 150 saham turun dan 126 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Sabtu subuh ini berakhir melemah oleh melejitnya angka kasus baru virus corona di Amerika yang memicu kekhawatiran investor bahwa rebound pasar akan berdurasi pendek. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,29%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,50%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali terkoreksi sesuai arah dengan sentimen kawasan lalu balik rebound, sementara bursa regional umumnya di zona merah dengan wabah virus corona telah memakan korban jiwa lebih dari 500 ribu orang yang dikhawatirkan investor akan mengganggu pemukaan kembali ekonomi. Berikutnya IHSG terpantau akan bergerak tidak terlalu banyak dengan masih di sekitar rentang konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.712, dan bila tembus ke level 4.621.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here