Rekomendasi Harga Minyak 1 Juli 2020: Kenaikan Tertahan & Berbalik Turun.

208

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak WTI melemah ke $39.30, turun lebih dari 0.62% dalam satu hari, selama perdagangan sesi Eropa hari Selasa kemarin. Emas hitam mengalami peningkatan dengan naiknya sentimen terhadap resiko di pasar pada hari kemarin namun berita-berita mengenai Hong Kong dan Covid-19 membebani sentimen pasar setelahnya.

Pada hari Senin, benchmark energy ini memulai minggu perdagangan yang baru dengan kenaikan yang berasal dari data AS yang bagus dan pengumuman Cina mengenai vaksin virus corona. Selain itu mendapatkan dukungan lainnya dari berita yang berasal dari Reuters yang mengatakan bahwa “supply” minyak OPEC turun sebanyak 1,25 juta barel perhari di bulan Juni dari level di bulan Mei.

Selanjutnya minyak WTI mendapatkan keuntungan dari data resmi PMI Cina yang bagus pada awal perdagangan sesi Asia. Sentimen naik juga mendapatkan dukungan dari pernyataan Sekretaris Treasury AS Steve Mnuchin yang menyarankan pelonggoran lebih lanjut dan kekuatan ekonomi yang kokoh. Perlu dicatat juga katalisator resiko yang bagus seperti S&P 500 Berjangka dan saham-saham di Asia memberikan juga kekuatan tambahan terhadap semuanya pada waktu awal.

Namun, pemberlakuan undang-undang keamanan Hong Kong memicu kembali ketakutan akan pertikaian Cina dengan AS dan membebani harga minyak. Selain itu efek negatif dari kekuatiran akan angka virus corona di Cina, AS dan Australia yang menunjukkan gejala akan munculnya gelombang kedua, menekan kenaikan harga minyak sehingga harga minyak WTI akhirnya turun ke $39. 30.

Penurunan selanjutnya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $38.2 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $36.73 dan kemudian $35.87. Sementara kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $40.53 dan kemudian $41.39 dan kemudian $42.86.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here