Harga Gandum Turun Setelah Laporan Ekspor Mingguan

173

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum pada penutupan pasar hari Kamis turun, setelah laporan ekspor mingguan, ekspor mingguan gandum turun pada minggu ini.

Harga gandum September di CBOT turun 6.6 sen menjadi $4.92 per bushel.

Laporan ekspor mingguan USDA untuk gandum sebesar 414,254 MT sampai 25 Juni, turun 20% dari minggu lalu namun naik 50 % dari tahun lalu. Pengiriman gandum pada minggu ini sebesar 508,628 MT membuat total ekspor pada tahun ini sampai 25 Juni sebesar 1.878 MMT.

Ada pembelian gandum untuk persediaan 2021/22 dari Mexico 8 k MT dan negara yang tidak diketahui sebesar 67 k sehingga total 75,000 MT.

Ekspor gandum pada bulan Mei sebesar 86.25 mbu. Census data melaporkan di 2019/2020 ekspor gandum naik 5.8% dari 2018/19.

Thailand mencari 236,800 MT gandum dari negara produsen  gandum dengan tender international.

Harga Gandum Eropa naik ke tertinggi dua minggu pada hari Rabu, karena turunnya area penanaman jagung yang mempengaruhi area penanaman biji-bijian yang lain.

Harga gandum September di Paris Euronext Exchange naik 1 euro atau 0.6% menjadi 181.50 euro ($204.33) per ton. Harga gandum sempat naik ke tertinggi sejak 15 Juni di 182.25 euro.

Harga biji-bijian di CBOT hari Selasa mengalami kenaikan ketika USDA memberikan kejutan ke pasar dengan menurunkan perkiraan area enanaman jagung AS pada tahun ini.

Aljazair membeli 300,000 ton tepung gandum dengan tender pada hari Selasa, jumlah ini lebih tinggi dari pembicaraan pada hari Selasa sebesar 240,000 ton, karena pergerakan harga sedang agresif.

Analisa tehnikal untuk support pertama $4.89 dan berikut ke $4.81 sedangkan resistant pertama di $5.03 dan berikut ke $5.12.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here