IHSG Jumat Pagi Menguat ke 4976; Bursa Asia Menanjak oleh Data Tenaga Kerja AS

315
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (3/7) terpantau menguat 9,415 poin (0,19%) ke level 4.976,195 setelah dibuka menguat ke level 4.985,640. IHSG memulai dengan penguatan yang searah dengan indeks regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya menguat didukung data penambahan tenaga kerja AS yang melampaui ekspektasi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,63% atau 90 poin ke level Rp 14.468, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak mendatar di pasar uang Asia setelah rebound terbatas di sesi sebelumnya; ditopang oleh kengganan investor terhadap risk assets di tengah melonjaknya pertambahan kasus baru virus di AS. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.378.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,860 poin (0,38%) ke level 4.985,640. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,956 poin (0,19%) ke level 773,772. Pagi ini IHSG menguat 9,415 poin (0,19%) ke level 4.976,195. Sementara LQ45 terlihat menanjak 0,28% atau 2,118 poin ke level 770,934.

Tercatat saat ini sebanyak 194 saham naik, 112 saham turun dan 131 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Jumat subuh ini berakhir menguat setelah data ekonomi AS mencatatkan 4,8 juta pekerjaan baru pada Juni setelah ekonomi kembali dibuka. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,35%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,55%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan penguatan yang searah dengan indeks regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya menguat didukung data penambahan tenaga kerja AS yang melampaui ekspektasi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan dapat bertahan di zona hijau walau masih di sekitar rentang konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.712, dan bila tembus ke level 4.621.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here