Rekomendasi Harga Emas 6 – 10 Juli 2020: Siap Naik Lagi Karena Pembelian Dari Bawah

876

(Vibiznews – Commodity) Setelah menyentuh dan kemudian turun lagi di bawah level $1,800 ke $1,775 per ons, emas kemungkinan sedang menyiapkan diri untuk rally yang signifikan pada musim panas ini.

Minggu lalu kuartal kedua telah berakhir dan emas mengalami performa kuartalan yang terbaik di dalam lebih dari empat tahun. Emas sempat mencapai ketinggian selama 8 ½ tahun karena meningkatnya kasus coronavirus di Amerika Serikat dan kemudian turun lagi ke bawah $1,800 karena munculnya sentimen “risk-on” yang disebabkan oleh berita-berita mengenai vaksin dan juga data makro ekonomi AS yang positip.

Para investor disemangati oleh eksperimen awal vaksin yang menjanjikan dari Ffizer Inc. dan BioNtech SE, yang menunjukkan pasien memproduksi antibodi terhadap virus corona.

Bereau of Labor Statistics mengumukan 4,8 juta pekerjaan diciptakan pada bulan Juni. Angka ini secara signifikan mengatasi daripada yang diperkirakan konsensus dimana para ekonom memperkirakan penambahan pekerjaan sekitar 3 juta.

Tingkat pengangguran juga turun lebih daripada yang diperkirakan sebesar 11.1% dibandingkan dengan perkiraan konsensus sekitar 12.4%.  Akibatnya S&P 500 berjangka langsung naik dan dolar AS tertekan. Namun dampak dari data makro ekonomi AS bisa mulai mereda.

Kenaikan kasus Covid-19 bisa membawa kepada penundaan bahkan penutupan kembali rencana pembukaan ekonomi. Dengan beberapa industri tidak bisa dibuka sepenuhnya sampai vaksin atau obat ditemukan, progress akan tetap lambat.

Tekanan jual karena “risk-on” hanya menjadi reaksi sementara yang dapat berbalik segera dengan harga yang lebih rendah dianggap sebagai kesempatan untuk membeli emas pada harga yang lebih rendah.

Inflasi adalah pemicu kenaikan harga emas yang harus diperhatikan dengan metal berharga akan bergerak dari safe-haven ke lindung nilai.

Federal Reserve akan membiarkan inflasi naik terus sementara tetap mempertahankan tingkat bunga rendah yang akan membawa emas menembus $1,800 per ons.

Berita-berita akan gelombang kedua dari coronavirus tetap ada pada daftar pertama di pikiran para investor dengan infeksi harian di Amerika Serikat mencapai 50.000 per hari. Setiap eskalasi dari infeksi dan potensi penutupan kedua atas aktifitas ekonomi bisa menjadi faktor yang negatif bagi emas. Inilah resiko terbesar dari pergerakan harga emas. Penutupan kembali aktifitas ekonomi bisa mengakibatkan tekanan yang negatif terhadap harga emas.

Kenaikan harga emas kembali akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,779 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,785 dan kemudian $1,800. Sedangkan penuranannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,772 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,765 dan kemudian $1,755.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here