Rekomendasi Forex EUR/USD 8 Juli 2020: Kenaikan Berada Dalam Bahaya

2096

(Vibiznews – Forex) EUR/USD turun ke bawah 1.13, memperpanjang kejatuhan. Industrial Output Jerman hanya naik 7.8% pada bulan Mei, di bawah daripada yang diperkirakan. Optimisme mengenai pemulihan ekonomi Cina memudar dan kasus coronavirus AS tetap mengkuatirkan.

Kenaikan EUR/USD berada dalam bahaya saat ini. Kontrol Eropa atas coronavirus menjanjikan dan harapan akan stimulus Uni Eropa yang masif juga mendukung, namun pasangan matauang ini memiliki 3 alasan untuk memperpanjang penurunannya.

Pertama, antusias Cina terhenti. Kenaikan saham Cina yang diberitakan naik 10 kali dibandingkan dengan 90 hari sebelumnya yang menyebabkan saham-saham di Shanghai dan pasar saham lainnya juga ikut naik, terhenti. Mungkin karena sadar akan bahaya dari memompa valuasi, ke empat media utama negara Cina serempak meminta para investor dan spekulator untuk rasional dan hal ini membebani pasar saham dan menyebabkan dolar AS pulih kembali.

Kedua, angka zona euro yang melemah. Ekonomi Jerman memang mengalami “rebound” namun kurang daripada yang diperkirakan. Industrial Output hanya naik 7.8% pada bulan Mei, kurang dari yang diperkirakan. Angka Factory Orders hanya naik 10.4% lebih rendah daripada yang diperkirakan 15.0%.  Sentix Investor Confidence muncul di – 18.2, lebih rendah daripada yang diperkirakan di – 10.8.

Ketiga, kasus coronavirus AS. Statistik Covid-19 AS memberikan semangat dengan kasus baru turun menjadi kurang dari 50.000 dan angka kematian turun dibawah 300, meskipun ada efek akhir minggu dimana kurang pelaporannya.

ISM Non-Manufacturing PMI AS muncul mengejutkan di 57.1 mengatasi daripada yang diperkirakan di 50.0 dan dari sebelumnya di 45.4.

Semua ini membuat EUR/USD berada di posisi bawah dan memiliki ruang untuk memperpanjang penurunan.

“Support” terdekat menunggu di 1.1265 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1220 dan kemudian 1.1185. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di 1.1300 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1385 dan kemudian 1.1410.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here