IHSG Kamis Pagi Menguat 0,5% ke 5100; Searah Bursa Asia dan Wall Street

107
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (7/7) terpantau menguat 23,833 poin (0,47%) ke level 5.100,007 setelah dibuka menguat ke level 5.101,575. IHSG memulai dengan penguatan yang searah dengan indeks regional dan global, menembus level 5000, sementara bursa kawasan Asia pagi menguat mengikuti Wall Street sementara pasar menantikan rilis inflasi di China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat 0,37% atau 54 poin ke level Rp 14.356, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah terkoreksi di sesi sebelumnya; ditekan oleh berkurangnya permintaan safe haven dengan penguatan bursa saham dan harga komoditas, meskipun investor tetap berhati-hati dengan menanjaknya kasus virus corona di Amerika. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.410.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 25,401 poin (0,50%) ke level 5.101,575. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,991 poin (0,75%) ke level 802,580. Pagi ini IHSG menguat 23,833 poin (0,47%) ke level 5.100,007. Sementara LQ45 terlihat menanjak 0,63% atau 5,058 poin ke level 801,647.

Tercatat saat ini sebanyak 189 saham naik, 92 saham turun dan 138 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Kamis subuh ini berakhir menguat dalam pergerakan yang fluktuatif, dengan semua indeks utama alami kenaikan dan indeks Nasdaq kembali mencetak rekor baru.  Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,22%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,47%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan penguatan meneruskan sentimen positif pasar, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya menguat mengikuti Wall Street sementara pasar menantikan rilis inflasi di China. Berikutnya IHSG kemungkinan akan diintip profit taking walau tetap bertahan di zona hijau, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.712, dan bila tembus ke level 4.621.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here