IHSG Jumat Siang Melemah Tipis ke 5049; Bursa Asia Tergerus Kekhawatiran Kasus Corona

168
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (10/7) terpantau melemah tipis 3,759 poin (0,07%) ke level 5.049,035 setelah dibuka melemah ke level 5.050. IHSG bergerak dalam dua arah dihadang aksi profit taking yang searah dengan indeks regional sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah oleh dominasi sentimen negatif karena meningkatnya kasus baru virus corona di Amerika dan sejumlah negara lainnya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah melemah 0,41% atau 58 poin ke level Rp 14.453, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak naik setelah rebound di sesi sebelumnya; ditopang bertambahnya permintaan safe haven dengan adanya koreksi bursa saham serta melejitnya kasus baru virus corona di Amerika. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.395.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah tipis 7 poin (0,12%) ke level 5.050. Sementara indeks LQ45 juga melemah 1 poin (0,14%) ke level 788. Siang ini IHSG melemah tipis 3,759 poin (0,07%) ke level 5.049,035. Sementara LQ45 terlihat menurun 0,09% atau 0,697 poin ke level 788,838.

Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalamipelemahan. Sektor yang mencatat penuruan tertinggi adalah sektor property yang merosot 1,49%, diikuti sektor agribisnis yang turun 0,73%.

Tercatat sebanyak 144 saham naik, 226 saham turun dan 153 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 384,65 kali transaksi sebanyak 5,27 miliar lembar saham senilai Rp 3,492 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,82% dan Indeks Hang Seng yang turun 1,93%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Transcoal Pacific (TCPI) -5,04%, Ciputra Development (CTRA) -3,70%, Kalbe (KLBF) -2,29%, dan Merdeka Copper (MDKA) 2,28%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan dua arah lalu terkoreksi profit taking meneruskan sentimen negatif pasar, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah oleh sentimen meningkatnya kasus baru virus corona di Amerika dan sejumlah negara lainnya. Berikutnya IHSG kemungkinan masih diintip profit taking, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.862, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here