Rekomendasi Forex GBP/USD 13 – 17 Juli 2020: Optimisme Ekonomi Mengalahkan Ketakutan Covid-19

1174

(Vibiznews – Forex) GBP/USD diperdagangkan di 1.2620, turun dari ketinggian harian. Setelah pada hari sebelumnya naik karena kenaikan saham-saham dan melemahnya dolar AS, maka pada hari Jumat minggu lalu melemah karena naiknya dolar AS.

Optimisme dari Cina dan Menteri Keuangan Inggris telah mendorong pasangan matauang GBP/USD naik, namun coronavirus AS dan juga politik telah menahan kenaikannya. Statistik Covid-19 tetap dominan, namun data makro ekonomi juga menjadi perhatian pasar dengan akan keluarnya GDP Inggris, Klaim pengangguran dan data inflasi, sementara angka AS berpusat pada konsumen.

Menteri keuangan Rishi Sunak membuat perincian dari program £30 miliar yang termasuk voucher untuk makanan dan juga skema retensi pekerjaan. Pengumuman dari Sunak bersamaan dengan janji yang akan melakukan lebih banyak lagi, mendorong naik poundsterling.

Sementara Brexit tetap mandek. Kepala negosiasi Uni Eropa Michel Barnier dan rekan meetingnya David Frost telah melewati makan malam bersama namun gagal menghasilkan terobosan.  Kanselir Jerman Angela Merkel, mengulangi perlunya untuk menyiapkan Brexit yang tanpa kesepakatan.

Krisis coronavirus  di Amerika tetap mengkuatirkan termasuk dengan kematian yang mendekati 1000 orang sehari. Kasus baru menyentuh rekor sekitar 60.000 sehari, dan ICU penuh di banyak rumah sakit.

Presiden Donald Trump terus mendorong dibukanya “public school” dan menyatakan keberhasilan di dalam perekonomian AS. Sebagian media mengatakan Trump ketinggalan 9 poin dari Joe Biden. Sebagian lagi mengatakan Trump masih memimpin.

Di Inggris, diluar dari Leicester, coronavirus kelihatannya ada dibawah kontrol, membuat pembukaan ekonomi kembali secara bertahap bisa diperpanjang. Para investor kelihatannya menerima tidak adanya kemajuan di dalam pembicaraan Brexit selama musim panas, dengan Uni Eropa sedang fokus dengan dana pemulihannya.

Gubenur BoE akan memberikan pidato pada hari Senin. BoE kemungkinan akan tetap mempertahankan kebijakannya tidak berubah di bulan Agustus, setelah mendorong pembelian obligasi pada bulan Juni. Namun pidato Andrew Bailey kemungkinan bisa menggerakkan Pounsterling.

GDP bulan Mei akan keluar pada hari Selasa dan kemungkinan akan menunjukkan stabilitas setelah jatuh 20.4% pada bulan April. Inggris telah mulai melonggarkan restriksinya sejak bulan Mei. Output dari manufaktur juga menarik perhatian. Jika muncul dengan rebound yang signifikan, poundsterling bisa naik. Consumer Price Index diproyeksikan akan tetap di 0.5% per tahun, mengkonsolidasikan penurunannya. Pandemik telah membuat CPI turun dari 2% ke level sekarang dan hal ini memberikan alasan bagi BoE untuk tetap akomodatif.

Rilis data yang paling signifikan adalah pada hari Kamis, laporan mengenai pekerjaan. Tingkat pengangguran diperkirakan akan naik ke 4.7% pada bulan Mei setelah tetap bertahan di 3.9% pada bulan April. Skema cuti dari pemerintah yang diperpanjang sampai dengan bulan Oktober telah berhasil membuat pengangguran tetap rendah. Upah diperkirakan akan mengalami kenaikan dari 1% ke 1,4%.

Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump akan mengadakan rally di Florida pada akhir minggu meskipun situasi Covid-19 di negara bagian ini masih buruk. Jika pendapat dari polling menunjukkan Trump mengejar ketinggalannya, maka saham akan naik dan dolar AS akan turun. Dan sebaliknya, jika kesenjangan berlanjut, dolar AS bisa mendapatkan pijakan kenaikan lagi.

Angka kasus coronavirus di California, Texas dan Arizona yang disebut sebagai Sunshine State, kemungkinan akan mendatar karena laboratorium berjuang untuk bisa menyamai kecepatan testing.

Dari data makro ekonomi, angka inflasi kemungkinan akan naik dari 1.2% ke 1.3% untuk Core Consumer Price Index bulan Juni. Klaim pengangguran mingguan juga sama menarik perhatiannya, apakah akan naik karena restriksi yang baru atau terus turun.

Para ekonom memperkirakan University of Michigan’s  Consumer  Sentiment  Index  akan mengalami kenaikan ke 80 poin, untuk angka pendahuluan di bulan Juli.

Secara keseluruhan pasangan matauang ini masih memiliki peluang untuk naik dan akan berhadapan dengan resistance terdekat di 1.2680 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2700 dan kemudian 1.2750. Sedangkan “support” terdekat menunggu di 1.2565 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2530 dan kemudian 1.2445.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here