Dow Jones di Wall Street Menguat Moderat, Saham Pembuat Vaksin Covid-19 Melonjak

151

(Vibiznews-Index) – Bursa saham Amerika bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan awal pekan dengan indeks saham utama ditutup mixed pada akhir sesi Selasa dinihari WIB  (14/7/2020). Hanya indeks Dow Jones yang alami penguatan moderat setelah sempat bergerak kuat pada awal sesi, indeks Nasdaq retreat dari posisi rekor tinggi barunya.

Setelah sempat melonjak sebanyak 2 persen, Nasdaq jatuh 226,60 poin atau 2,1 persen menjadi 10.390,84. Indeks S&P 500 juga merosot 29,82 poin atau 0,9 persen menjadi 3.155,22, namun indeks Dow Jones naik tipis 10,50 poin atau kurang dari sepersepuluh persen menjadi 26.085,80.

Pelemahan indeks Nasdaq dipicu oleh anjloknya saham-saham raksasa teknologi seperti Netflix, Amazon dan Facebook setelah sempat mencapai posisi rekor baru tertinggi pada awal sesi. Saham pembuat mobil listrik Tesla juga anjlok tajam, jatuh 3,1 persen setelah melonjak sebanyak 16,2 persen.

Tekanan jual saham jelang akhir sesi di Wall Street semalam juga terjadi ketika Gubernur California Gavin Newsom membatasi kembali pembukaan negara bagian AS tersebut menyusul lonjakan baru-baru ini kasus baru coronavirus. Newsom memerintahkan penutupan seluruh negara bagian dari semua operasional di restoran, bar, bioskop, kebun binatang dan museum. Bisnis  seperti gimnasium dan salon rambut diminta untuk menutup kegiatan bisnis mereka.

Kekuatan awal di Wall Street terjadi merespon positif  berita  optimis mengenai vaksin coronavirus yang dibuat Pfizer (PFE) dan BioNTech (BNTX) bahwa dua dari empat kandidat vaksin yang diselidiki perusahaan menerima persetujuan dari regulator obat AS. Perusahaan mengatakan akan melakukan  tahap uji coba berikutnya segera akhir bulan ini kepada 30.000 pasien. Jika berhasil kedua perusahaan akan memproduksi hingga 100 juta dosis pada akhir tahun 2020 dan  lebih dari 1,2 miliar pada akhir tahun 2021.

Karenanya saham Pfizer melonjak 4,1 persen, yang berkontribusi terhadap kenaikan tipis oleh Dow Jones , demikian juga  saham BioNTech melonjak sebesar 10,6 persen.

Melihat pergerakan saham secara sektoral, saham emas bergerak melemah tajam dengan penurunan  3,8 persen  NYSE Arca Gold Bugs Index.  Kelemahan substansial juga terjadi di antara saham-saham perangkat lunak,  tercermin oleh penurunan 3,6 oleh Dow Jones A.S. Software Index.

Saham-saham layanan minyak juga alami pelemahan yang cukup besar pada hari itu, dengan Philadelphia Oil Service Index anjlok 2,9 persen.  Demikian juga saham bioteknologi, jaringan dan stok ritel, bergerak lebih rendah bersama dengan sebagian besar saham lainnya.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here