IHSG Selasa Pagi Dua Arah ke Level 5055; Bursa Asia Umumnya Negatif

90
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (14/7) terpantau dua arah dan melemah terbatas -8,587 poin (0,17%) ke level 5.055,860 setelah dibuka menguat ke level 5.069,209. IHSG memulai dengan penguatan lalu tergerus ke zona merah, sementara bursa kawasan Asia pagi bias melemah di tengah investor yang menantikan rilis data ekonomi China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,28% atau 40 poin ke level Rp 14.405, dengan dollar AS di pasar uang bergerak agak mendatar setelah terkoreksi 2 hari di sesi sebelumnya; di tengah investor sedang menantikan rilis data earnings emiten bursa AS untuk melihat apakah optimisme pasar dapat dibenarkan. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.365.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat terbatas 4,762 poin (0,10%) ke level 5.069,209. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,776 poin (0,10%) ke level 792,626. Pagi ini IHSG melemah terbatas -8,587 poin (0,17%) ke level 5.055,860. Sementara LQ45 terlihat menurun 0,04% atau 0,318 poin ke level 791,532.

Tercatat saat ini sebanyak 146 saham naik, 221 saham turun dan 151 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Selasa subuh ini bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan awal pekan dengan indeks saham utama ditutup mixed. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,84%, dan Indeks Hang Seng yang turun 1,69%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan bergerak di dua zona dalam sentimen negatif pasar, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya melemah di antara investor yang menantikan rilis data ekonomi China. Berikutnya IHSG kemungkinan akan di sekitar area konsolidasi barunya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.712, dan bila tembus ke level 4.621.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here