Rekomendasi Harga Minyak 14 Juli 2020: Volatilitas Tinggi

202

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak berjangka AS WTI kontrak bulan Agustus di Nymex semula memperpanjang aksi jual pada hari Jumat ke perdagangan sesi Eropa pada hari Senin, setelah konsolidasi sebentar yang terlihat diatas $40 awalnya pada perdagangan sesi Asia. Namun selanjutnya harga minyak WTI berhasil bangkit kembali naik keatas $40 dan sekarang diperdagangkan disekitar $40.70.

Tekanan jual terus berlanjut makin cepat terhadap emas hitam, setelah menembus kebawah melewati $40 ditengah pemulihan dolar AS secara luas, meskipun sentimen pasar membaik. Dolar AS yang menguat membuat minyak yang berdenominasikan dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luarnegeri.

Selain itu, pembicaraan mengenai kemungkinan pelonggaran pemangkasan produksi ketika OPEC dan sekutunya bertemu nanti pada minggu ini terus menggerogoti sentimen terhadap WTI, sehingga menambah penurunan harga minyak. Pasar memperkirakan OPEC+ akan memotong sebagian pemangkasan produksinya sehingga tinggal menjadi 7.7 juta barel per hari, ditengah pulihnya permintaan terhadap minyak global.

Laporan juga mengatakan bahwa Arab Saudi kuatir dukungan yang berkelanjutan atas harga minyak akan bisa berbahaya bagi Arab Saudi karena angota non-OPEC akan berusaha mengambil pangsa pasar minyak dunia. Laporan ini datang dua hari setelah IEA mengatakan bahwa efek terburuk dari coronavirus terhadap permintaan minyak telah berlalu namun masih akan terus bergema sementara pasar mengalami pemulihan. Negara-negara anggota OPEC akan mengadakan pertemuan pada hari Rabu minggu ini.

Selain itu, terus berlangsungnya kasus coronavirus di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya, terus menurunkan ekspektasi akan pemulihan ekonomi yang berbentuk V, yang juga berkoloborasi terhadap penurunan harga minyak.

Namun pada saat memasuki perdagangan sesi Amerika Serikat, ada berita dari Reuters yang mengatakan bahwa ekspor minyak Arab Saudi di bulan Agustus akan sama dengan level bulan Juli dimana produksi tambahan minyak pada bulan Agustus akan dikonsumsi oleh domestik karena meningkatnya permintaan lokal untuk “power generation” selama hari-hari musim panas. Berita ini membuat harga minyak naik kembali ke atas $40.

Kenaikan lebih lanjut akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $41.52 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $42.28 dan kemudian $43.68. sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $39.35 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $38.68 dan kemudian $37.96.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here