IHSG Rabu Siang Tetap Menguat ke 5085; Sektor Agri Melejit 3%

104

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (13/7) terpantau menguat 5,957 poin (0,12%) ke level 5.085,079 setelah dibuka menguat ke level 5.094,161. IHSG memulai dengan penguatan lalu berkurang karena profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang variatif di tengah naiknya tensi antara AS – China dengan AS akan mengenakan sanksi kepada China terkait status Hong Kong.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau 0,71% atau 102 poin ke level Rp 14.552, dengan dollar AS di pasar uang Asia berupaya rebound setelah terkoreksi 3 hari di sesi sebelumnya; tertekan oleh penguatan euro ke 4 bulan tertingginya oleh harapan stimulus ekonomi Eropa dan berita positif pengembangan vaksin corona di AS. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.450.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 15,039 poin (0,30%) ke level 5.094,161. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,701 poin (0,34%) ke level 792,626. Siang ini IHSG menguat menguat 5,957 poin (0,12%) ke level 5.085,079. Sementara LQ45 terlihat menanjak 0,25% atau 1,955 poin ke level 797,282.

Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor agribisnis yang menanjak 2,97%, diikuti sektor aneka industry yang naik 2,64%.

Tercatat sebanyak 202 saham naik, 182 saham turun dan 156 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 406.79 kali transaksi sebanyak 6,65 miliar lembar saham senilai Rp 4,037 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,58% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,25%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Lonsum (LSIP) 5,06%, Astra International (ASII) 3,54%, Summareon (SMRA) 3,39%, dan Astra Agro (AALI) 3,21%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini agak fluktuatif di zona hijau, sementara bursa kawasan Asia umumnya variatif di tengah naiknya tensi antara AS – China dengan AS akan mengenakan sanksi kepada China terkait status Hong Kong. Berikutnya IHSG kemungkinan akan di sekitar area konsolidasi barunya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.712, dan bila tembus ke level 4.621.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here