Rekomendasi Harga Minyak 15 Juli 2020: Berhasil Mengatasi Tekanan Turun Karena Melemahnya USD

236

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak berjangka AS WTI, kontrak bulan Agustus di Nymex sedang berjuang untuk kembali naik keatas level $40 menyusul rebound yang cepat dari kerendahan harian yang sempat turun hampir menyentuh batas $39.

Dalam perdagangan sesi Eropa, minyak AS mengalami kenaikan sekitar 0.70% dan diperdagangkan disekitar $39.80.

Sentimen disekitar emas hitam ini terus tertekan dengan bertambahnya ekspektasi bahwa OPEC dan sekutunya (OPEC+) akan melonggarkan kebijakan pemangkasan produksi ketika bertemu pada hari Rabu. Sementara, laporan dari Bloomberg mengatakan bahwa OPEC+ sedang mempertimbangkan untuk menaikkan produksi sebanyak 2 juta barel per hari.

Selanjutnya, ketakutan akan meningkatnya pandemik coronavirus dan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi, khususnya setelah dikenakannya “lockdown” yang baru di California, membebani sentimen pasar. Memudarnya harapan akan “rebound” nya ekonomi global memukul prospek pemulihan permintaan minyak, yang berkoloborasi menambah tekanan “bearish” terhadap minyak.

Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dengan Cina mengenai sumberdaya di lepas pantai di Laut Cina Selatan menambah tekanan terhadap minyak dengan imbal hasil yang lebih tinggi ini.

Namun pada jam terakhir, pemulihan dalam saham-saham Eropa dan kebangkitan indeks saham S&P 500 berjangka telah melonggarkan permintaan akan dolar AS yang safe-haven. Turunnya dolar AS secara luas ini berhasil menaikkan kembali harga minyak kembali ke sekitar $40.

Kenaikan harga minyak selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $40.54 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $41.29 dan kemudian $41.70. Sedangkan penurunan harga minyak akan berhadapan dengan “support” terdekat di $39.38 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $38.97 dan kemudian $38.22.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here