Forex Eropa USDJPY 16 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Jepang Lemahkan Yen

394

(Vibiznews-Forex) – Sebagai aset safe haven, yen Jepang sempat menguat terhadap dolar AS pada awal sesi Asia merespon kekhawatiran pasar semakin meningkatnya kasus baru covid-19. Masuki perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (16/7/2020), kekuatan yen terpangkas sehingga membuat pair USDJPY bergerak rebound setelah hari sebelumnya ditutup bearish.

Posisi yen Jepang melemah sebagai aset safe haven ketika Jepang dilaporkan menambahkan 288 kasus baru dan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Ohmagari Norio mencatat bahwa dalam empat minggu jumlah kasus yang tidak bisa dilacak bisa 16 kali lebih banyak dari sekarang.

Pair USDJPY yang ditutup bearish pada sesi Amerika semalam dengan pelemahan 0,30% pada posisi 106.91 dibuka lebih tinggi  pada sesi Asia di posisi 106.93. Kemudian pair bergerak fluktuatif yang akhir sesi ditutup bullish hingga perdagangan sesi Eropa sore ini.

Untuk pergerakan selanjutnya pada sesi Amerika terdapat rilis data retail sales AS yang diperkirakan lebih kuat. Data ini dapat memberikan tenaga lebih lanjut bagi dolar AS secara indeks dan menekan banyak rival utamanya.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY  akan bullish, dan kini pair berada di posisi 107.04 yang merupakan posisi pivot harian pair. Selanjutnya pair akan mendaki menuju 107.15, jika tembus akan mendaki ke posisi 0.7026 sebagai resisten kuat  sebelum ke kisaran 107.60-107.90. Namun jika terjadi koreksi akan turun ke posisi 106.80 sebelum menuju support kuatnya pada kisaran 106.60-106.30.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here