Harga Karet Tocom 16 Juli Melemah oleh Penguatan Yen

581

(Vibiznews – Commodity) – Tekanan jual saham yang terjadi di bursa Jepang perdagangan hari Kamis (16/7/2020) turut melemahkan perdagangan karet berjangka di Tocom. Harga karet Tocom retreat dari penguatan perdagangan sebelumnya oleh sentimen investor merespon meningkatnya laju pertambahan kasus baru covid-19 di Tokyo.  Sejak awal pekan pergerakan harga fluktuatif.

Kekhawatiran pasar tersebut mempengaruhi pergerakan yen Jepang terhadap dolar AS yang menguat dan melemahkan perdagangan aset komoditas berbasis kurs yen.  Tokyo telah ditempatkan pada tingkat siaga tertinggi untuk Covid-19 setelah serangkaian peningkatan kasus baru harian hingga tiga digit.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Desember 2020 akhir perdagangan  sesi sore ditutup melemah 0,9 yen atau 0,58%  dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 155.6 yen. Sempat bergerak kuat  ke posisi 156,5  dan turun ke posisi rendah di 155,4.

Tekanan jual yang terjadi pada perdagangan karet berjangka baik di bursa Tocom , bursa Sicom serta bursa China juga disebabkan oleh anjloknya harga minyak mentah dunia sejak awal sesi Asia hari ini. Harga minyak mentah jenis Brent kini terpantau anjlok 0,62%.

Pada perdagangan karet di bursa Singapura – Sicom, harga terakhir untuk kontrak berjangka bulan Agustus menguat US$1,3  atau 1,11% ke posisi 116.1. Untuk perdagangan  karet di bursa Shanghai (SHFE), harga karet kontrak bulan September berada di posisi 10465 yuan, yang melemah 155 yuan atau 1,2% dari posisi sebelumnya. 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here