Retreat Bursa Wall Street Dibatasi Kekuatan Saham Ritel

278

(Vibiznews-Index) – Perdagangan saham di bursa Amerika Serikat yang berakhir Jumat dinihari WIB (17/7/2020) retreat, namun ketiga indeks utamanya ditutup jauh dari posisi rendahnya. Dow Jones dan S&P 500 terpangkas setelah mengakhiri sesi sebelumnya di level penutupan terbaik lebih dari sebulan.

Indeks Dow Jones turun 135,39 poin atau 0,5 persen menjadi 26.734,71, indeks Nasdaq turun 76,66 poin atau 0,7 persen menjadi 10.473,83 dan indeks S&P 500 turun 10,99 poin atau 0,3 persen menjadi 3.215,57.

Tekanan jual saham di Wall Street terjadi setelah rilis laporan dari Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan penurunan klaim  pengangguran sangat tipis dari data pekan sebelumnya. Klaim  pengangguran awal merosot menjadi 1.300 juta dalam pekan yang berakhir 11 Juli, turun hanya 10.000 dari tingkat revisi pekan sebelumnya 1.310 juta. Lambatnya penurunan data ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi masih lambat.

Namun sentimen negatif  diimbangi oleh laporan dari Departemen Perdagangan menunjukkan peningkatan substansial dalam penjualan ritel pada bulan Juni,  penjualan ritel melonjak 7,5 persen pada Juni setelah melonjak naik 18,2 persen pada Mei. Data retail sales ini berada diatas ekspektasi kenaikan  sebesar 5,0 persen.

Penurunan harga saham juga disumbang oleh anjloknya saham  Bank of America hingga jatuh 2,7 persen,  setelah melaporkan pendapatan kuartal kedua yang lebih baik dari yang diharapkan tetapi juga menyisihkan $4 miliar untuk kerugian pinjaman terkait virus.

Melihat pergerakan saham secara sektoral, saham maskapai penerbangan mundur tajam setelah membalikkan beberapa kinerja terbaik di sesi sebelumnya, dengan NYSE Arca Airline Index anjlok 3,9 persen.  Kelemahan signifikan juga terlihat di antara saham-saham perangkat lunak dengan penurunan 1,7 persen Dow Jones A.S. Software Index.

Saham emas juga berada di bawah tekanan dengan NYSE Arca Gold Bugs Index turun 1,6 persen. Saham real estat komersial, baja dan layanan minyak anjlok cukup signifikan. Terjadi pergerakan sebaliknya ditutup pada zona hijau seperti saham  perumahan, utilitas dan perangkat keras komputer.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here