IHSG Senin Siang Terkoreksi ke 5050; Bursa Asia Bergerak Menguat Dipimpin Shanghai

283
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (17/7) terpantau melemah 28,644 poin (0,56%) ke level 5.050,941 setelah dibuka menguat ke level 5.081,512. IHSG memulai dengan penguatan lalu tergerus ke zona merah, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya menguat dipimpin bursa Shanghai setelah rilis China mempertahankan suku bunga acuannya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah signifikan 0,76% atau 112 poin ke level Rp 14.814, dengan dollar AS di pasar uang Asia dollar berupaya rebound setelah terkoreksi di sesi sebelumnya; tertekan oleh penguatan euro di sekitar 4 bulan tertingginya di tengah harapan digelontorkannya stimulus untuk Kawasan Eropa dalam EU Summit. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.702.

Mengawali perdagangannya, IHSG agak flat dengan menguat terbatas 1,927 poin (0,04%) ke level 5.081,512. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,171 poin (0,02%) ke level 792,990. Siang ini IHSG melemah 28,644 poin (0,56%) ke level 5.050,941. Sementara LQ45 terlihat menurun 0,87% atau 6,881 poin ke level 785,938.

Siang ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor aneka industri yang merosot 1,75%, diikuti sektor pertambangan yang turun 0,88%.

Tercatat sebanyak 146 saham naik, 267 saham turun dan 146 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 388.00 kali transaksi sebanyak 5,85 miliar lembar saham senilai Rp 3,699 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,13% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,45%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain JAPFA (JPFA) -3,45%, Transcoal (TCPI) -3,24%, Bank BTN (BBTN) -3,07%, dan Matahari Dept Store (LPPF) -2,96%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali penguatan lalu cepat terkoreksi profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya menguat dipimpin bursa Shanghai setelah rilis China mempertahankan suku bunga acuannya. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih di sekitar area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.139 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.712, dan bila tembus ke level 4.621.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here