Rekomendasi Harga Minyak 20 – 24 Juli 2020: Penurunan Menjadi Kesempatan Beli Dibawah

368

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak WTI turun dari ketinggian “intraday” $41.10 ke $40.96 pada saat perdagangan sesi Tokyo dibuka pada hari Jumat. Harga emas hitam ini berbalik dari ketinggian tiga minggu pada hari sebelumnya. Meskipun demikian, para penjual kelihatannya tidak yakin ditengah kurangnya katalisator utama dan tarikan di pasar dengan sentimen yang beresiko.

Cina melalui Global Times belakangan ini mengulangi optimisme mengenai GDP kuartal keduanya yang naik 11.5% QoQ, sementara menunjukkan kesiapan untuk bertempur terhadap larangan Inggris terhadap Huawei. Undang-undang keamanan yang dikenakan Cina terhadap Hong Kong baru-baru ini membuat Cina banyak dimusuhi oleh negara-negara Barat. Namun, Beijing menolak untuk mundur sehingga membuat timbul kekuatiran akan timbulnya pertikaian yang penuh.

Reuters baru-baru ini memuat berita bahwa OPEC takut pemangkasan produk minyaknya akan gagal membuat keseimbangan baru di pasar dan gagal memecahkan banyaknya persediaan minyak dalam sejarah, apabila gelombang yang kedua dari Covid 19 merusak pemulihan ekonomi nantinya pada tahun ini. Para produsen minyak global dipimpin oleh OPEC dan Rusia mengumumkan pelonggaran pemangkasan produksi yang hampir 10 juta barel sehari, sebanyak 2 juta barel per hari.

Namun, berita bahwa sebagian langkah lockdown di Leicester telah diangkat oleh Matta Hancock Sekretaris Kesehatan Inggris, memberikan seberkas sinar harapan bagi para trader minyak. Pada awal minggu lalu, ekspektasi diketemukannya vaksin coronavirus segera memicu sentimen yang “risk-on” meskipun terjadi kenaikna angka pandemik.

Dengan kurangnya data ekonomi yang mayor, perdagangan minyak akan menjadi agak tidak bergairah. Namun, angka pendahuluan dari Michigan Consumer Sentiment Index untuk bulan  Juli diperkirakan naik dari 78.10 ke 79.00 dan bisa menimbulkan pergerakan “intermediate”.

Secara keseluruhan harga minyak masih “bullish” meskipun kondisi pasar yang berubah-ubah. Penurunan menjadi kesempatan untuk dibeli dengan harga yang lebih bawah dan harga kebanyakan “sideways”.

Kenaikan kembali dari harga minyak akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $41.28 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $41.67 dan kemudian $42.37. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $40.27 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $39.79 dan kemudian $38.93.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here