Rupiah Senin Berakhir Melemah ke Rp14.785/USD; Dollar di Eropa Kembali Tertekan Euro

287
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin sore ini (20/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau berakhir melemah ke sekitar 2 bulan terendahnya, dengan memangkas sebagian loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merosot melanjutkan koreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,56% atau 83 poin ke level Rp 14.785 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.702.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.695, kemudian bergerak lemah ke Rp14.822, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.785. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar menurun lagi di pasar uang Eropa meneruskan koreksi sebelumnya; tertekan oleh penguatan euro di sekitar 4 bulan tertingginya di tengah harapan stimulus dan restrukturisasi utang untuk Kawasan Eropa dalam EU Summit.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 95,94, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,01.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi, terpantau melemah 28,479 poin (0,56%) ke level 5.051,106, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin bursa Shanghai setelah rilis China yang mempertahankan suku bunga kredit acuannya.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa terkoreksi. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.315 – Rp 14.940.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here